WOW.. MEMBLUDAK PENGUNJUNG OVERPASS TEGALGONDO - Koran Purworejo

Breaking

Total Pengunjung Situs

Monday, January 11, 2021

WOW.. MEMBLUDAK PENGUNJUNG OVERPASS TEGALGONDO



KORANPURWOREJO.COM

Butuh -Purworejo

Pembangunan  (Overpass Tegalgondo) di Desa Tegalgondo, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah akhirnya  terbukti bangunan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai jembatan layang. Tapi telah jadi destinasi baru bagi masyarakat Purworejo dan sekitarnya.


Karena Overpass Tegalgondo menjadi bangunan yang sangat megah dan menonjol dibanding sekitarnya, sehingga menarik perhatian warga untuk melihat dari dekat dan berswafoto selfi untuk kepentingan mereka. Apalagi untuk sampai lokasi sangat mudah dijangkau. Dari Kantor Polsek Kecamatan Butuh kurang lebih  sekitar 300 meter kearah barat daya.

Foto diambil dari jalan raya Klepu berjarak 250 meter.


Ledakan pengunjung tiap hari makin ramai saja. Sampai sampai warga desa setempat merasa keheranan . Kenapa pengunjung  Overpass terus mengalir. Bahkan datang dati luar kota Purworejo.


Apalagi setelah peresmian  oleh Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, didampingi Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya MSc, Kamis (7/1/2021) lalu. Pengunjung kian meledak jumlahnya.

Pagi pagi para pedagang sudah menata & berburu rejeki.


Dari pantauan wartawan KoranPurworejo, kini bahkan telah muncul 9 pedagang di area overpass. Mereka bahkan mengaku telah ada yang mengkordinir. Tidak lain untuk kebersihan area Overpas , sebab pedagang juga menimbulkan sampah.

Seperti diakui Jono pedagang minuman dari desa Majir.


Jono menyebutkan , kian hari pedagangnya makin bertambah. Lalu muncul inisiasi pungutan iuran untuk kebersihan. Namun diakui, bahwa pengkordinirnya bukan dari pihak pamong desa, ungkapnya.


"Alhamdhulilaah Overpass ini bisa jadi jalan rejeki saya pak " Ungkapnya.


Mensikapi ledakan pengunjung yang nyaris jumlahnya hingga  hampir ribuan. Desa setempat memasang rambu rambu peringatan di jalan desa, serta beberapa polisi tidur.


 Karena akses menuju Overpass, dari  samping sisi barat Polsek Kecamatan Butuh memang masih sempit, sebagaimana jalan desa pada umumnya. Hampir lalu lalang pengunjung tiap hari kian tambah padat. 


Bagi masyarakat luar Overpass ini tidak hanya sebagai perlintasan, tetapi juga sebagai destinasi wisata dadakan. Beberapa mobil mewah pun sempat singgah sambil membawa keluarganya.

Menjelang senja di area Overpass.

Dari pengamatan media, area Overpass memang sudah bisa dikatakan aman. Namun bagi pengunjung kadang ada yang turun lalu membuat vidio diantara rel ganda. Maka dipandang perlu negara  hadir ( satkernya - Red ) untuk turut mengatur pelembagaan rasa aman . Karena antusias pengunjung yang tak terkendali jumlahnya. ( Rohadi / SuTa).


No comments:

Post a Comment