DAWET IRENG JEMBATAN BUTUH MEWAJIBKAN PROTOKOLER KESEHATAN BAGI PEMBELI. - KORAN PURWOREJO

Breaking

Rabu, 27 Januari 2021

DAWET IRENG JEMBATAN BUTUH MEWAJIBKAN PROTOKOLER KESEHATAN BAGI PEMBELI.



KORANPURWOREJO.COM

BUTUH  -Dawet Ireng Pak Wagiman yang dikenal sebagai Dawet “Jembut” atau Jembatan Butuh merupakan kuliner ringan yang punya daya tarik luar biasa.

Kuliner es dawet khas Purworejo di tepi jalan Raya   Desa Butuh Kec Butuh Purworejo, keberadaan  es dawet ini cukup dikenal bagi para pelintas jalan Purworejo Kebumen. Sekarang Dimasa pandemi pihak penjual menyediakan tempat cuci tangan. Pembeli wajib cuci tangan dulu. Intinya meski bukan instansi , sang pemilik juga menerapkan protokolernkesehatan bagi pembelinya. 

Masa pandemi corona tetap buka. Disediakan.tempat cuci tangan

 

Hingga saat ini warung es dawet ini tidak membuka cabang dimanapun. Seperti dikatakan Widianto sipenjual dawet ireng yang merupakan turunan ke 3 dari generasi pertama .


Dawet Ireng Pak Wagiman terletak di timur Jembatan Butuh, Jalan Raya Purworejo-Kebumen, desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Lokasi Warung Dawet Ireng Pak Wagiman cukup strategis karena terletak di tepi Jalan Raya Purworejo-Kebumen tepatnya di sebelah timur Jembatan Butuh. 


Dimasa pandemi Corona, si penjualpun tertip. Menyediakan perangkat cuci tangan dan sabun cair setandar. Widianto penjual yang mengaku sebagai menantu Wagiman, juga mengenakan masker.  Setiap pengunjung bermobil sekalipun diminta untuk cuci tangan dulu.


Sejarah Es Dawet Ireng atau dawet hitam khas Purworejo awalnya dirintis oleh Mbah Ahmad pada tahun 1950 dengan mendirikan warung di timur Jembatan Butuh. 

Selanjutnya usaha es dawet hitam ini diteruskan oleh anaknya yang bernama Pak Wagiman. 


Usaha dawet ireng yang dilanjutkan Pak Wagiman bertambah ramai dan menjadi kuliner khas Purworejo. Hingga sekarang warung dawet ireng tersebut tetap dikenal sebagai Warung Dawet Jembut atau Jembatan Butuh ketimbang nama Dawet Ireng Pak Wagiman sendiri.


Kini  saking larisnya dibuka 2 sif. Sif pertama buka jam 8.30 WIB sampai jam 13.00 WIB.Sedang sif kedua mulai jam 13.00 hingga habis. Meskipun buka 2 sif, resepnya tetep satu. Bukan resep  orang yang berbeda. ( Sts).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAYANGAN HALAMAN