PERANG SOUND SYSTEM DANCE DISCO ARABIC WARNAI PERAYAAN DI JANGKRIKAN KEPIL - Koran Purworejo

Breaking










Thursday, September 14, 2023

PERANG SOUND SYSTEM DANCE DISCO ARABIC WARNAI PERAYAAN DI JANGKRIKAN KEPIL



KORANPURWOREJO.COM

KEPIL 

Warga Purworejo berbondong bondong menuju Desa Jangkrikan Kepil perbatasan Wonosobo Purworejo.


 Perayaan karnaval didominasi  Sound system, dance ritmik disco arabic dan lagu, dalam rangka menyambut HUT RI ke 78 Tahun 2023 di Desa Jangkrikan Kec Kepil.Wonosobo. Perbatasan Bruno dengan wilayah Purworejo, sungguh luar biasa. 


Puluhan Sound Sistem saling beradu keras dibawa mobil bak terbuka. Dengan suara ngebas mengiringi penjoged dance dengan gerakan semi  ritmik disco, menjadi daya tarik yang luar biasa.



Gadis gadis cantik menjadi peraga gerak dance, dengan style kostum beraneka ragam, menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi tampak wajah wajah kota, para perantau masyarakat Jangkrikan pada pulang. Mereka ambil bagian sebagai penjoged / dance massal yang kompak dan menarik.


Kades Bambang Nursaid sengaja mengambil karnaval HUT RI di bulan September  Rabu (13 /9/2023 ). 

Bambang Nursaid Kades Desa Kepil 


Karena di wilayah lain sebelumnya masih menggelar acara yang sama.  Seperti di Desa Gondowulan, Tegalsari,  Teges dan Gadingsukuh. Supaya pesta rakyat bisa dinikmati semua pihak. Dan yang terakhir adalah di sini Desa Jangkrikan Kec Kepil.


Tak heran hari  Rabu (13/9/2023) selain warga setempat, ribuan orang tumpah ruah di Desa Jangkrikan datang dari wilayah Purworejo juga dari luar wilayah Kepil.

Tafrikan Tokoh masyarakat Jangkrikan Kec. Kepil Wonosobo.


Pawai unik ini menurut Tokoh masyarakat setempat Tafrikan ( 63.th). Bagian dari agenda masyarakat, sebagai perayakan tahunan.

" Warga Desa Jangkrikan yang di luar kota, demi acara ini pada pulang kampung.

Para mahasiswa, yang bekerja diluar kota pada ijin. Untuk mengikuti perayakan ala Desa Jangkrikan" ungkap Tafrikan.


Puluhan mobil membawa Sound system  kapasitas besar, seperti lomba keras kerasan. Dengan musik dinamis, diikuti  sekitar 50 penari ( penjoged dance  gerak kreatif ). Seperti berebut perhatian publik. Mereka saling menampilkan jurus keindahannya di depan publik. Berbagai kesenian rakyat tampil. Bahkan Fèsion show juga muncul di perayaan tersebut.


Meskipun Desa Jangkrikan hanya  3 kadus. Kadus 1.polowono 2.Jangkrikan krajan dan 3.Pungangan. Namun  puluhan RT mengeluarkan atraksinya di jalan raya yang mengitari Desa Jangkrikan. 

Mereka mengaku iuran untuk tampil di acara perayakan tersebut.


Desa yang memiliki penduduk sekitar 2000 jiwa ini. Setidaknya telah menciptakan peristiwa budaya. Sekaligus menciptakan kreatifitas warganya. Serta menjadi agenda wisata tahunan.



Pantesan panjang karnaval tersebut hingga mencapai 1,5 KM. 


Menurut Tafrikan selain warga RT,  di sertiap pedukuhan wajib tampil. Ternyata ada lembaga lain seperti  ada 3 Sekolahan TK, 3 Sekolah Dasar Negeri , 1 MTs, SMKN 1 Jangkrikan dan Pondok Raudhotul Mustakim, juga ambil bagian dalam karnaval tersebut.


Dari peristiwa kebudayaan tersebut. Setidaknya Warga desa Jangkrikan melakukan eksplor kegembiraan. Sekaligus meneguhkan kekompakan persatuan , serta membangun gerakan wisata desa.

(Nang)


No comments:

Post a Comment