Tidak Main Main, Purworejo Jadi Tuan Rumah Diktsuspim Bela Negara Se Jateng - Koran Purworejo

Breaking










Monday, November 1, 2021

Tidak Main Main, Purworejo Jadi Tuan Rumah Diktsuspim Bela Negara Se Jateng

 

KORANPURWOREJO.COM

Purworejo, Sebagaimana disampaikan tokoh  Dahnil Anzar ( Juru bicara Menteri Pertahanan RI), di Kodim 0708 Purworejo.  Bahwa UU 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara, salah satunya berisi tentang komponen cadangan (Komcad), komponen pendukung dan sarana  serta prasarana. Organisasi seperti KOKAM dan organisasi lain adalah sarana paling efektif untuk menjadi supporting system dalam tatanan masyarakat, dan bisa menjadi early warning system untuk kondisi9 sosial sekitarnya. 

Sosok Dahnil Ansar Sijuru bicara Mentri Pertahanan RI ( foto :Dok)


"Kemarin sudah ditetapkan oleh Presiden, ada 2.500 anggota Komcad ditambah 500 dari Universitas Pertahanan. Itu dilatih selama 3 bulan di Rindam Rindam di seluruh Jawa. Direncanakan di tahun 2022 rekrutmen Komcad akan kembali dilakukan di wilayah Jawa maupun luar Jawa kurang lebih untuk 2.500 lagi," jelas Dahnil.


Sebuah kehormatan bagi Purworejo sebagai  tuan rumah Diktsuspim Bela Negara Pemuda Muhammadiyah Se Jateng.

Acara dipusatkan di markas Yonif Mekanis 412 Purworejo tersebut, juga dihadiri Juru Bicara Menteri Pertahanan RI Dr Dahnil Anzar SE ME, Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim SSos Msi, Kasat Binmas Polres Kompol Prayogo Setyabudi SH, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Wilayah Jateng Eko Pujiatmoko SE MAk dan unsur terkait lainya.


Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH hari itu membuka dimulainya Pendidikan dan Pelatihan Khusus Pimpinan (Diklatsuspim) dan Bela Negara Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Jum'at (29/10/2021). 


Dalam kesempatan itu Wabup Yuli Hastuti, mengucapkan selamat datang kepada Pemuda Muhammadiyah se Jawa Tengah, yang akan mengikuti diklatsuspim dan bela negara dalam rangka Milad KOKAM Ke 56. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada anggota KOKAM dan seluruh kader Pemuda Muhammadiyah, yang sampai saat ini selalu hadir membantu masyarakat, mengerahkan  relawan di saat masyarakat ditimpa bencana, termasuk di masa pandemi ini.


“Pemerintah Daerah tentunya tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan bantuan dari organisasi-organisasi kepemudaan, salah satunya Pemuda Muhammadiyah,” ungkapnya.


Wabup merasa  sangat bersyukur karena di masa krisis seperti sekarang, seluruh elemen masyarakat berkolaborasi, bekerja sama, bergotong-royong, saling membantu mengatasi pandemi. Solidaritas dan semangat kolaborasi seperti ini perlu terus dbangun dan dikembangkan untuk menguatkan persatuan dan kesatuan Bangsa.

"Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat mendukung agenda yang pada saat ini sedang dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah yakni Diklatsuspim dan Bela Negara. Melalui pembinaan dan pengkaderan generasi muda secara terus menerus, kita akan dapat mengongsong masa depan yang lebih baik," harapnya.


(Nang Tirta)

No comments:

Post a Comment