Perhatikan Ibu Hamil, Purworejo Raih Penghargaan Kemenkes - Koran Purworejo

Breaking










Saturday, November 11, 2023

Perhatikan Ibu Hamil, Purworejo Raih Penghargaan Kemenkes



KORANPURWOREJO.COM

PURWOREJO

Pemerintah Kabupaten Purworejo menerima penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), sebagai kabupaten yang sukses dengan cakupan status imunisasi TT (Tetanus Toksoid) Ibu hamil tertinggi ketiga. 

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS kepada Plt Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH dalam puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/11/2023). 

Purworejo meraih tertinggi ketiga dengan cakupan sebesar 83,66 persen. Sedangkan peringkat pertama dan kedua diraih Kota Parepare dengan 90,78 persen dan Kabupaten Batang dengan 84,08.


 Turut hadir mendampingi, Kepala Dinkes Dr Sudarmi MM dan Kabag Prokopim Setda Ulik Sri Widiatmi SSos MAP.

Plt Bupati Yuli Hastuti menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit atas kerja kerasnya membantu menyukseskan program imunisasi di Kabupaten Purworejo.

"Alhamdulilah kita mendapat penghargaan untuk cakupan imunisasi TT ibu hamil nomor tiga se Indonesia, semoga ke depan lebih baik lagi, semangat untuk Purworejo," katanya. 


Kadinkes Sudarmi menjelaskan, pihaknya dinilai telah sukses mencapai imunisasi TT 2 ibu hamil lebih dari 80 persen berdasarkan laporan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). Penetapan penghargaan ini berdasarkan analisis capaian yang dilaporkan melalui ASIK sampai tanggal 26 Oktober 2023.

"Kita lakukan imunisasi mulai dari disuntik sampai entry laporan ke ASIK, hingga target 80 persen tercapai. Bahkan capaian imunisasi TT2 kita mencapai 83,66 persen. Kita berkomitmen untuk mempertahankan juara ASIK, seperti sebelumnya pada bulan Mei lalu kita juga juara dua nasional," terang Sudarmi.


Dirinya berharap ke depan tidak hanya mempertahankan prestasi, namun juga mempertahankan tidak ada kasus khususnya Tetanus Neonatorum/Tetanus Bayi Baru Lahir maupun kasus penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi yang lain di Kabupaten Purworejo.

( Nang).

No comments:

Post a Comment