PITURUH UTARA TERJADI LONGSOR, POLISI SIGAP KE TEMPAT KEJADIAN - Koran Purworejo

Breaking










Friday, October 7, 2022

PITURUH UTARA TERJADI LONGSOR, POLISI SIGAP KE TEMPAT KEJADIAN


KoranPURWOREJO

Pituruh - Purworejo

Telah terjadi longsor di wilayah Kec. Pituruh Kabupaten Purworejo, Jum'at ( 7/10/2022) sore. Tepatnya di Jln arah area batas Kaliglagah Wonosido.

Sementara di desa Kaligintung diperoleh informasi beberapa rumah juga menjadi korban longsor.


 Seperti yang terjadi di  Rw 01. 1). Rumah  Bpk mirun,  Rt 01, ketimpa pohon. 2). Bp Pranoto, TertimpaTanah longsor. 3). Bp Bingin Rt 02, tanah longsor . 4).Bp Kadiono Rt 02  tanah longsor. 5),Bp Sukiono Rt 05 Luapan Gorong gorong mampet. 6) Bahu jalan lingkar Rt 05,atas kedung Taunan. 7) ,Bp Pariman Rt 05, juga tanah longsor.


" Polsek Pituruh yang dipimpin oleh Waka Polsek Pituruh IPTU Sakino,  hari Jumat sore menjelang petang , 07 Oktober 2022, dari pukul 16.20 hingga jelang malam masih berada di lokasi " Kata Kapolsek Pituruh, AKP Sapto Hadi, Spd.SH.MH saat dihubungi lewat Phonselnya.



" Sampai menjelang malam ini Iptu Sakino masih melakukan cek TKP tanah longsor di jalan desa Kaliglagah Wonosido. Ada jalan sepanjang 10 meter yang longsor. Menimbun jalan jadi kehilangan akses. Imbuh AKP Sapto


Akp Sapto menambahkan. Hasil laporan anggotanya, dari hasil cek TKP,  debit  air di sungai Kalikotes naik cukup tinggi dan deras laju airnya. Karena daerah utara sedang hujan. Serta satu tiang listrik  roboh di Desa Sawangan Kec Pituruh.


Kini pihaknya telah perintahkan anggota untuk ambil langkah. Melakukan koordinasi dengan kepala desa di daerah rawan longsor tersebut. 

Selain itu juga sudah melangkah koordinasi dengan forkompimca Pituruh. Sekaligus melaporkan ke BPBD.  Sapto mengaku meminta  bantuan alat berat.

Karena, menurut Sapto,  jika tidak pakai alat berat  akan lama teratasi. Sementara jalur tersebut merupakan jalur vital.


Polisi juga sudah memberikan rambu tanda lonsor.


Dugaan penyebab sementara, lonsor tersebut disebabkan karena kondisi tanah gembur dan agak gundhul.


Saat dikonfirmasi apa ada korban jiwa  Akp Sapto menjawab.

" Kerugian jiwa nihil dan kerugian materiil belum bisa di hitung Mas ". Pungkasnya.(Nang)

No comments:

Post a Comment