AWAS ! NAMA DIREKTUR APOTIK DAERAH DICATUT UNTUK MENIPU - Koran Purworejo

Breaking




Tuesday, January 11, 2022

AWAS ! NAMA DIREKTUR APOTIK DAERAH DICATUT UNTUK MENIPU




PURWOREJO,
Pencatutan nama oleh orang-orang tak bertanggungjawab ternyata tidak hanya dialami Bupati dan Wakil Bupati Purworejo. Kali ini pencatutan nama dialami Direktur Perumda Graha Husada Medika (GHM) atau Apotik Daerah, yang belum lama dilantik.
Kronologis kejadian terjadi pada hari Senin (10/01/2022), dimana pada sekitar pukul 06.00 WIB, ada telepon masuk ke kantor Perumda GHM), yang diterima oleh penjaga malam. Si penelepon yang mengaku sebagai Teddy (Direktur Perumda GHM), menanyakan nama serta nomor telpon bendahara dan keuangan Perumda Graha Husada Medika. 
Oleh penjaga malam nomor telpon yang diminta tidak diberikan, hanya diberikan nama bendahara dan nama kasubag keuangan. Kemudian penelepon meninggalkan nomor HP 085333352177 dan berpesan kepada penjaga malam agar bendahara dan kasubag keuangan segera menghubungi nomor telepon tersebut.
Pada sekitar pukul 07.15 WIB ada panggilan masuk lagi ke kantor Perumda GHM, yang diterima oleh salah satu karyawan. Penelepon itu mengaku sebagai Teddy dan menerangkan bahwa dirinya kehabisan pulsa, padahal masih dalam perjalanan menuju Purworejo untuk segera menghadap Sekda. Oleh karena itu ia minta untuk segera di isikan pulsa sebesar Rp 100.000 ke nomor 085333352177. Ia juga kembali meminta nomor telepon bendahara serta berpesan agar endahara segera menghubungi nomor tersebut.
Pada pukul 07.45 WIB ada SMS masuk ke nomor bendahara dari nomor 085333352177 yang isinya meminta nomor telepon Kasubbag keuangan. Oleh bendahara, diberikan nomor kasubag keuangan. Dan SMS berlanjut dari nomor yang sama ke kasubag keuangan.
Kepada kasubag keuangan direktur gadungan itu menyatakan mau pinjam uang sebesar Rp 25 juta untuk diberikan kepada Bupati Purworejo. Uang tersebut akan diganti pada jam 15.00 WIB hari itu juga, setelah pencairan cek dari Bank BRI
Terhadap kejadian tersebut, Direktur Perumda GHM Teddy SE MM menyatakan bahwa semua itu tidak benar. “Itu adalah oknum yang mencatut nama saya untuk melakukan penipuan. Untuk itu, saya sudah minta jajaran saya dan warga masyarakat, untuk tidak mudah percaya apabila ada oknum yang melakukan hal seperti itu,” tegasnya.( sts)

No comments:

Post a Comment