Kemajuan Teknologi Merubah Cara Baru Promosi Wisata - KORAN PURWOREJO

Breaking

Rabu, 09 Juni 2021

Kemajuan Teknologi Merubah Cara Baru Promosi Wisata

Gambar dari situs javatravel.net

Media sosial merupakan salah satu wadah berinteraksi bahkan bertukar informasi antar pengguna satu dengan pengguna lain. Media sosial pun banyak mulai dari sarana hiburan, komunikasi, maupun bisnis.

Ditulis oleh : Qoyimah Nur Safitri

Rutinitas kita sehari-hari memang sangat padat, banyak kesibukan yang harus dikerjakan setiap harinya. Berlibur mungkin menjadi salah satu hal yang dapat digunakan sebagai penyegar disaat kita ingin melepas kepenatan setelah keseharian lelah bekerja. Namun apakah Anda juga berpikir bahwa tentu bosan dengan wisata-wisata daerah sendiri yang itu-itu saja. Banyak wisata daerah lain yang mungkin menawarkan lebih nuansa yang berbeda, terutama wisata alam yang lebih menarik perhatian karena dianggap lebih dapat menenangkan pikiran. Indonesia memang terkenal dengan keindahan alamnya yang tak terbatas di setiap daerah tentu berbeda-beda dalam keunikannya, hal ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam keseharian kita tak terlepas dari yang namanya media sosial, media sosial sendiri dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan wisata daerah sehingga masyarakat luas dapat mengetahui tujuan destinasi suatu wisata daerah yang menarik untuk kita kunjungi. Manfaat yang didapat dari penggunaan media sosial.


Pemberi Infomasi
Hanya dengan media sosial kita dapat mencari informasi mengenai suatu tempat wisata dengan fasilitas-fasilitas yang dimiliknya melalui postingan-postingan yang telah dibagikan oleh pemilik usaha.

Penghemat Biaya Promosi
Pemilik usaha dalam hal ini pun akan menghemat biaya promosi karena hanya memerlukan jaringan internet saja.


Lebih Efesien dan Efektif

Promosi wisata yang kita ketahui biasanya menggunakan poster-poster yang dipasang dijalan-jalan, namun dengan media sosial hal itu tak perlu dilakukan. Namun pengembangan teknologi media sosial secara berlebih pastinya tak baik, gunakan sewajarnya dengan  memanfaatkan secara bijak sesuai bidang yang kita diinginkan. 

Penulis : Qoyimah Nur Safitri
Mahasiswi Semester 6 Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAYANGAN HALAMAN