Strategi Pemasaran Fried Chicken Ditengah Pandemi Covid-19 - Koran Purworejo

Breaking

Total Pengunjung Situs

Wednesday, October 20, 2021

Strategi Pemasaran Fried Chicken Ditengah Pandemi Covid-19

KORANPURWOREJO.COM 

Munculnya pandemic covid-19 yang melanda seluruh dunia mengakibatkan sendi-sendi kehidupan seperti Pendidikan dan perekonomian mengalami kelumpuhan yang berakibatkan sekolah–sekolah ditutup serta perusahaan–perusahaan banyak yang mengurangi aktivitas produksi dan bahkan tidak sedikit yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Ditulis oleh: Athir Ariandini

Dampak pandemi ini tidak ada habisnya dalam mengikis perekonomian di Indonesia. Pandemic COVID-19 yang telah melanda dunia sejak awal tahun 2020 telah memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Perekonomian menjadi turun setelah dibandingkan sebelum terdampak pandemic covid-19 (Ika Yudi, 2021).

“Diamond Fried Chicken menyediakan berbagai jenis makanan yaitu gorengan dan  lauk seperti : kepala ayam, hati ayam, sayap ayam, paha ayam, dan ceker ayam. Namun yang lebih menarik dari menu yang disediakan yaitu gorengan tempe yang disajikan menyerupai ceriping yang renyah”  (Ika yudi,2021).


1. Pemasaran Harian Diamond Fried Chicken

Diamond Fried Chicken bersifat pemasaran harian dan banyak mengendalikan interaksi langsung, sehingga adanya pembatasan PSBB dan social distancing tentu saja membuat penghasilan turun drastis. Pandemi ini sangat memukul sektor usaha mikro, keci dan menengah (UMKM). Pelaku usaha harus menghadapi kenyataan turunnya pemasaran akibat berkurangnya pembeli yang bertumpuk dengan terpukulnya daya beli masyarakat. Kondisi ini bukanlah hal yang dapat kita biarkan begitu saja.  


Penelitian dilakukan di suatu usaha makanan yaitu Diamond Freid Chicken yang berlokasi di Jalan Imogiri Barat km.8 Sewon Bantul. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan di bulan September 2021. Diamond Fried Chicken adalah usaha perseorangan dalam bidang makanan. Dimana usaha ini dirintis oleh Ika yudi (38 tahun) pada tahun 2017. Nama Diamond Fried Chicken sudah terkenal dikarenakan letak usaha sangat strategis di pinggir jalan raya. Dari hasil wawancara dengan pemilik usaha Diamond Fried Chicken diketahui bahwa dampak pandemic Covid-19 bagi pasaran produknya mengakibatkan penghasilan turun.


2. Roda Perekonomian Dimasa Pandemi

Menjalankan bisnis saat perekonomian terdampak virus Corona sangat sulit. Para pelaku bisnis sedang dilanda kesulitan untuk mencapai target-target yang harus dicapai. Keuangan pun terganggu karena menurunnya pendapatan dan menyebabkan keseimbangan usaha terganggu. 


Sehingga strategi yang digunakan sang pemilih usaha dengan cara mengurangi produksi dagangan yang di jual, Agar meminimalisir resiko dagangan yang tidak terjual. Mengelola uang secara optimal, karena pengelolaan uang dapat menentukan kelangsungan hidup usaha. Menerapkan protocol Kesehatan sesuai standar salah satu bentuk empati kepada pelanggan agar mereka tidak was-was saat datang langsung ke outlet atau saat menerima makanan yang dibeli. Cara Diamond F.C menerapkan protocol Kesehatan dengan cara menerapkan karyawan yang wajib mengenakan masker dan setiap selesai transaksi dengan pembeli langsung menggunakan handsanitizer. 


3. Strategi Pemasaran Secara Pribadi

Maka dari itu, owner Diamond F.C menyimpulkan bahwa menghadapi masa krisis saat ini tidaklah mudah. Untuk dapat melaluinya, kita harus beradaptasi dengan keadaan. “boleh khawatir,asalkan terus memantau pergerakan bisnis, jaga keuangan agar terus seimbang,dan terus membeikan pelayanan terbaik kepada konsumen agar mampu bertahan pada saat kondisi seperti ini," tutup penjual saat diwawancara. ***


Penulis Athir ariandini,

Mahasiswa Universitas Sarjana Wiyata Taman siswa Jogjakarta

Dosen pengampu : Putri Dwi Cahyani, S.E., M.E.I.

No comments:

Post a Comment