BUPATI "KADES TERPILIH, WAJIB JAGA SILATURAHMI DENGAN CALON KADES YANG KALAH". - KORAN PURWOREJO

Breaking

Kamis, 27 Mei 2021

BUPATI "KADES TERPILIH, WAJIB JAGA SILATURAHMI DENGAN CALON KADES YANG KALAH".

 

KORANPURWOREJO

Purworejo, Sebanyak 43 calon kepala desa, terdiri dari 41 calon kepala desa terpilih hasil pilkades serentak dan 2 calon kepala desa terpilih hasil pilkades antar waktu tahun 2021, menerima pengarahan dari Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM. 

Pengarahan yang digelar di pendopo rumah dinas Bupati Purworejo, Kamis,(27/05/2021) itu, juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Agus Ari Setiyadi SSos, para camat dari 15 kecamatan dan pejabat terkait lainya.


Dalam kesempatan itu Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh calon kepala desa terpilih, yang telah berhasil memenangkan hati masyarakat di desanya dan diberikan amanah untuk mengemban tugas sebagai Kepala Desa kedepanya. “Sembari menanti pelaksanaan pelantikan, para calon kepala desa terpilih diharapkan senantiasa turut mewujudkan suasana kondusif di desa masing-masing, utamanya paska pilkades serentak,” pesannya. 

Menurut Bupati, biasanya suasana pilkades panasnya lebih awet daripada pilkada bahkan bisa sampai pilkades selanjutnya masih saja terbawa suasana. “Hal ini saya wanti-wanti betul jangan sampai terjadi, dan kepada para calon kades terpilih saya minta untuk sebaik-baiknya menjaga silaturahim dengan calon yang kalah. Lalu jalin sinergi yang baik dan ajak untuk bersama sama membangun desa sehingga akan terjadi suasana kondusif,” harapnya. 

Dikatakan bahwa dalam event demokrasi yang melibatkan banyak orang di tengah pandemi Covid-19 ini, tentu tidak sedikit permasalahan yang muncul. Sehingga permasalahan tersebut harus segera diselesaikan dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. 

“Bagi para Calon Kepala Desa terpilih yang baru pertama menjabat saya minta dari sekarang sudah mempelajari tentang pemerintahan desa agar nantinya setelah dilantik bisa langsung bekerja dengan optimal. Dan saya titip kelola anggaran desa dengan sebaik-baiknya, tidak usah neko neko. Saya tidak ingin ada Kepala Desa yang berurusan dengan hokum, dan saya yakin nantinya bapak dan ibu mampu menjadi ujung tombak dalam geliat pembangunan desa,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinpermasdes melaporkan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan arahan kepada calon kepala desa terpilih berkaitan dengan persiapan pelantikan yang akan di laksanakan pada 30 Juni 2021 mendatang serta memberikan gambaran secara umum akan tugas dan tanggungjawab sebagai Kepala Desa. 

“Ini semacam pendampingan kepada calon kepala desa terpilih, dan kebetulan juga dari hasil pilkades serentak kemarin itu lebih banyak . Jadi kita akan lebih fokus untuk memberikan pandangan dalam lingkup pemerintahan desa sedini mungkin, agar nantinya pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik,transparan dan akuntabel,” katanya.


R.hum/nang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAYANGAN HALAMAN