PARADE PUISI KARYA PELAJAR - KORAN PURWOREJO

Breaking

Sabtu, 27 Maret 2021

PARADE PUISI KARYA PELAJAR

KORANPURWOREJO.COM

Pada 'Rubrik Budaya ' Pekan ini , KoranPurworejo.Com menerima kiriman dari para penulis pelajar. Rubrik Budaya sengaja memberi ruang  para penulis untuk berkreasi dalam karya sastra. Mari kita simak Puisi para pelajar tersebut.


1. Dalam Balutan Kata Merdeka

Piuisi: Anisa Destriani


Sejarah tlah bercerita,

tentang perjuangan bangsa

Berani tuk taruhkan nyawa

Demi Indonesia merdeka


Tak ada pengorbanan, yang berujung sia-sia

Gemuruh suara Bung Karno terdengar

Lantang serta mengalun syahdu membakar semangat kalbu.

Menghantarkan gemertak dalam  jiwa


Dengan gagah kau berkibar

Si lambang suci merah putih

Menerbitkan buncahan rasa di dada

Gembira, lega, haru, dan bangga


Adalah  jembatan emas,

kata merdeka ini

Tak serta merta sebuah akhir

Namun sebuah awal bagi perjuangan


(Purworejo, 23 Maret 2021)

Penulis seorang pelajar tinggal di Purworejo Jawa tengah.
Mulai belajar nulis puisi sejak masuk SMA.


2. Perwakilan Rasa

Puisi Himatus Saniyah


Rasa yang tergores syarat akan makna

Tumbuh dalam setiap insane

Mengisahkan tangga nada kehidupan

Semu dalamnya diolah menjadi karya


Tak luput olehnya

Hingga manusia terjerumus dalam buaian manisnya

Membelokkan ke setiap kebajikan

Syahdu membalut setiap angkatan


Hai Kawan!

Rasamu juga tersampaikan

Asal kau tuangkan dalam aturan

Seperti rindu yang tak cukup dalam ucapan

Menceritakan tiap keadaan


(Pituruh, 23 Maret 2021)


Pelajar di sebuah SMAN di Purworejo. Senang dengan puisi semenjak duduk di bangku SMA. Tinggal di Purworejo.


3. Perjuangan Pahlawan

Puisi  Subhan Birori


Sebatang bambu akan terlihat biasa

Yang tumbuh di tanah Indonesia

Beda dengan yang satu ini

Demi negri bambu runcing memiliki arti

Arti kemenangan dan kemerdekaan

Setetes darah tidak menjadi sia-sia

Walau dipecah, disiksa, atau dianiaya


Tak sedikit pun membuat mundur para pahlawan

Golongan tua atau golongan muda

Semua bersatu untuk negriku

Semangat berapi menjadi bukti


Bukti persatuan dan kekuatan

Perlahan bendera biru disobek

Rhomusa ditendang

Kebebasanpun datang

Disini Proklamasi diumumkan.


 ( Selasa, 23 Maret 2021 )

 

Subhan Birori seorang pelajar SMA N 10 Purworejo. Tinggal di Purworejo. Mulai menggeluti dunia puisi sejak masih duduk di SMP.


4. Sang Pemeran Utama

Puisi Dika Ristiningsih


Ia melangkah,

Melawan angin sepoi-sepoi sore itu

Kau kenakan pakaian pelangi

Mengubah mimik wajar aslimu

Menjelma bak Petruk di pewayangan

Menimbulkan gelak tawa mereka


Ia melangkah,

Sorot mata tertuju pada pemeran utama

Riuh tepuk tangan bergema

Bersama aksi komikal yang kau tunjukkan

Bahkan kau tak sadar akan cucuran keringatmu

“Aku bahagia!”, katamu dalam batin

Melihat senyum merengkah tumbuh darinya

Bagaikan burung terbang tanpa sayap

Biusan yang menggiurkan, itu tujuanmu

Ya.. Kau berhasil!

Memikat setiap insan

memberi secercah harapan baru

Itu dahulu, ketika saksi mata masih terbit

Namun, kini senja telah tiba

Aksi komikalmu tak lagi kutemu

Pergi perlahan bersama waktu.


(Pituruh 23 Maret 2021)



Dika adalah seorang pelajar yang memulai menggeluti puisi sejak lulus SLTP.
Tinggal di Purworejo Jawa Tengah. Puisi baginya adalah cara untuk menata jiwa.


5. Ramadhan

Karya: Nofita Fitrianti


Tak terasa hari semakin dekat

Hanya tinggal menghitung Minggu saja

Menuju bulan suci Ramadhan

Siapkan mental, fisik, dan pikiran


Bulan suci Ramadhan hampir tiba

Semua muslim wajib berpuasa

Bulan yang menahan lapar dan dahaga

Di mana pintu surga pun dibuka


Marhaban Ya Ramadhan

Kuatkan iman, rajinlah sembahyang

Segala amal dilipatgandakan

Dan Asma-Mu dikumandangkan


Pituruh, 23 Maret 2021



Nofita Fitriani seorang pelajar di SMA N 10. Menyenangi puisi sejak masuk pendidikan di SMA. Puisi baginya adalah alat untuk berekspresi diri untuk hal yang bernilai nurani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAYANGAN HALAMAN

IKLAN REDAKSI