KYAI ABDUL HAQ DI PITURUH, " JADIKAN MULUT, BUKAN UNTUK ALAT FITNAH & HOAX " - KORAN PURWOREJO

Breaking

Minggu, 28 Februari 2021

KYAI ABDUL HAQ DI PITURUH, " JADIKAN MULUT, BUKAN UNTUK ALAT FITNAH & HOAX "

 


PITURUH

KORANPURWOREJO.COM

Bertempat di Dusun Gamblok Desa Pituruh Kecamatan Pituruh Purworejo Kyai Abdul Haq dari Ponpes Kalimiru Purworejo. Mengajak warga jemaah pengajian untuk memaknai Rojab atau Rejeban sebagai bulan untuk Ihtifar.

Pengajian juga disuguhi musik Islami  Hadroh dari Blending.

Pengajian Rajaban di Mushola Al Huda Dukuh Gamblok  RT 03 WRW 01 Desa Pituruh yang diselenggarakan secara protokoler kesehatan tersebut . Rajab disebutkan Kyai Abdul Hak , bermakna sebagai Sahruning Allah.


Biasanya ada yang melakukan  laku suci  Syiam -Mertobat - Ihtifar untuk ' Nyuwun pangapuro' Kepada Allah Ta'ala.

Kyai Abdul Haq dalam kesempatan tersebut juga mengajak,  untuk menggunakan mulut dengan sebaik baiknya. Sebab di era modern banyak masalah muncul berawal dari mulut.

Kades Ahmad Anwar dan Para tamu undangan mengenakan masker dan wajib cuci tangan.


" Olehe ngrasani dikurangi. Sukur bisa diilangi. Sebab ora kroso. Ngrasani kuwi ibarat makanan Renyah tur gurih " ungkap Kyai Abdul Haq.

Mulo tepat ing Rajab iki ayo podho tobat.  Ihtifar ben dosane bisag diilangi Alloh.

Ayo padha njaluk ngapuro karo Alloh" tandas  Kyai Abdul Hak berkali kali.

" Ojo dadi wong sing poso ora, sholat ora,  ihtifar yo emoh" imbuhnya.

Pak Sumanang, Kyai Abdul Haq, dan Kyai Pituruh 

Kyai Abdul juga menyejarahkan perjalanan Nabi sebagaimana  Isrok mikrod menggunakan  burok. Disebutkan pada terminologi tertentu.

Sang Nabi melihat Surga. Di sana Nabi mendoakan umat pengikutnya semoga umatku masuk  surga.

Namun dijelaskan Kyai Abdul Haq, ternyata Sang Nabi juga sempat melihat neraka. Di neraka Nabi melihat. Ada mulut yang sedang disiksa. 

Para tokoh masyarakat dan tamu undangan

" Oleh karenanya saya mengajak umat Islam kabeh di Pituruh  untuk.menjaga mulut .

Ojo Tukang adu adu. Ojo seneng Mitnah. Ojo ngElek elek kono. Terus ngunek unekke kene. Sebab Cilikan bisa dadi grojogan. Dadi geger. Mergo lisan", urai Abdul Haq


Sebab lisan bentuke cilik tapi bisa menjadikan persoalan besar. Jika engkau percaya dan hormat atas Allah Gunakan mulutmu dengan baik. Jangan suka memberikan fitnah yang tidak ada faktanya. Sama saja Hoax " Ungkap Kyai Abdul Haq. 


Namun selain itu tentu jangan tinggalkan Sholat . Sholat kudu dolakoni.

Sebab Tiyang istikomah nglakoni sholat akan di berkahi Alllah. Ati tentrem ati padang. 

Dan yang paling penting.  Orang sholat  bakal bisa njawab pertanyaan kubur, kelak jika maut dan ajal menjemput kita semua.  Sementara kapan maut itu akan datang  ? Kita tidak tahu " .  Tandas Pimpinan Pondok Kalimiru itu.

(Nang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAYANGAN HALAMAN

IKLAN REDAKSI