POLOSORO NYATAKAN NETRAL DALAM PILKADA, INGIN BENAHI INTERNAL SHERING DENGAN WARTAWAN - Koran Purworejo

Breaking

 






Friday, December 4, 2020

POLOSORO NYATAKAN NETRAL DALAM PILKADA, INGIN BENAHI INTERNAL SHERING DENGAN WARTAWAN



KORANPURWOREJO.COM

Purworejo

- Ketua Polosoro Suwarto ,mengatakan, pihaknya ingin menjalin hubungan harmoni dengan para rekan media.

Dikatakan bahwa Polosoro  tidak bermaksud ingin interfensi terhadap tugas jurnalis. Namun jika ada yang terjadi di desa, semua diharap objektif. Jangan sepihak. Karena  untuk menuju kondusifitas Purworejo  adem ayem.

Dikatakannya,  saat  Paguyuban Polosoro  melakukan pertemuan dengan  pewarta  Jum'at ( 4/12/2020 ) di RM Dargo jln Jogja. 


Diakui ada berita miring jika Polosoro dituduh, mengarah   ke salah satu paslon di Pilbup 2020.

" Kami tetap netral. Tidak berpihak ke salah satu paslon siapapun. Seperti saat awal Musda di Jogja ", tegas Suwarto.

Budi Susilo dan Suwarto Ketua Polisoro.


Budi Susilo kades Pamriyan selaku Kabidhumas Polosoro, menambahkan , bahwa Musda yang lalu, tujuannya untuk menata dan mensolidkan lagi bagi Polosoro. Untuk menyesuaikan tugas kerja kades yang kian hari kian kompleks.


" Persoalan komplek setiap hari bisa terjadi. Misal menyangkut pemberitaan tentang desa,  apalagi berkait dengan UU No.6  tentang keuangan desa" , kata Budi.


" Pemberitaan terjadi pada penggunaan anggaran dimohon seobjektif mungkin. Budi mengakui, memang ada beberapa kades , ada yang bermasalah. Ada yang melaksanakan tak sesuai yang diharap.

Oleh karenanya pewarta dengan polosoro, hendaknya saling mengingatkan. Saling bersinergi " , pintanya.



Intinya jika ada berita  mohon demi  baiknya ada konfirmasi,  dan berimbang. Karena apapun beritanya jika menyangkut kades, bisa berimbas pada keluarganya. Maka keterangannya perlu berimbang , jangan sepihak ", pinta Budi.


"Kami berjanji tidak akan menutup nutupi.  Diakui memang benar tidak semua kades baik semua. Tapi, ketika ada pemberitaan yang tidak pas. Dan mungkin sangat sepihak, ini akan cukup mengganggu. Jadi harus berimbang", tandas Budi.

Ditambahkan oleh Kades Girijoyo Kemiri Turahman  

" Pertemuan ini tidak ada hubungannya dengan acara yang berkait dengan pilkada atau acara yang lain , tegasnya .


Ia mengaku Polosoro perlu  shering dengan rekan rekan  media . Serta ingin menyatakan, sikap netral, dan akan mendukung program siapapun Paslon yang akan terpilih nanti ".


Dalam dialog tersebut hadir 32 wartawan, sempat muncul seperti diungkapkan oleh Atas Danusubrata , Pada saat pelaksanaan pembangunan, penggunaan  uang DD atau ADD,  kades sering menjadi sorotan miring. 

Sebab ada,  yang pelaksanakannya kadang justru dukuasai oleh kades dan perangkatnya.


Juga ada kades yang diklarifikasi kadang bernada kasar. Oleh wartawan dinilai, justru tidak menjernihkan masalah.

Juga masih ada kades yang minta diamplopi, jika memberi tanda tangan dan stempel untuk surat tertentu.


Dari masukan dan pengawasan wartawan , justru diakui Polosoro , dinilai lebih ampuh dan efektif. Turahman pun berterimakasis pada rekan media. 


"Kami yang duduk dipengurusan Polosoro terimakasih , atas pengawalan,  dan masukannya untuk internal kami " Ungkap Turahman.

Turahman pun  mengakui bahwa tidak semua Kades di Polosoro itu semua  baik . Terbukti ada beberapa kades yang tersandung masalah hukum. Dan kami tidak akan menutup nutupi. Tapi masih banyak yang baik kok ", ungkap Turahman.


Dijelaskan bahwa Polosoro kini lagi berbenah, kedepannya akan mengandalkan menegemen yang baik, dan soliditas. 

Tidak mengandalkan sosok figur seseorang. Bahkan kini, sedang dalam proses pengajuan ke kementrian hukum dan ham, untuk jadi organisasi yang resmi berbadan hukum", urainya.(Sts).



No comments:

Post a Comment