KOMUNITAS KOPI, GELAR ACARA NGOPI GRATIS, BAGI PENCINTA KOPI LOKAL. - Koran Purworejo

Breaking

 






Saturday, September 12, 2020

KOMUNITAS KOPI, GELAR ACARA NGOPI GRATIS, BAGI PENCINTA KOPI LOKAL.


KORANPURWOREJO.COM

Purworejo.

Komunitas Pecinta Kopi Purworejo kembali menyapa penikmat Kopi di Kota ini, Sabtu malam Minggu (12/9/2020) di halaman Gedung Showroom UMKM jln Urip Sumoharjo Purworejo . Pengunjung bisa minum gratis sambil menikmati kopi lokal Purworejo.


Setidaknya kegiatan ini menjadi jawaban atas komitmen mereka untuk terus mengenalkan potensi kopi lokal. 

Para peracik rasa memanjakan pengunjung 


Sedikitnya 25 pelaku usaha kopi, secara bergantian menyajikan kopi olahan mereka , Tampaknya kegiatan spontanitas ini juga di tunggui belasan petani kopi dari berbagai desa penghasil kopi sebagai bagian dari usaha ekonomis masyarakat.


Upaya Perumda Aneka Usaha untuk mengenalkan keberadaan Showroom UMKM kepada khalayak ramai terus dilakukan. Setelah sebelumnya didahului, meluncurkan bus wisata Cafe on The Bus yang bermarkas di komplek Showroom  UMKM.

 

Direktur Perumda Aneka Usaha Purworejo, Didik Prasetyo Adi, SH mengaku tak menduga kalau kegiatan Ngopi Gratis Bareng Komunitas Kopi itu akan mendapat respon yang bagus dari para pecinta kopi lokal. 

“Sabtu depan akan kami adakan lagi dengan dilengkapi sajian live musik. Mudah-mudahan komunitas Krema Kopi masih bersedia menggelar ngopi gratis,” kata Didik.

Pengunjung dijamu kopi gratis


Koordinator Krema Kopi (komunitas pergerakan masyarakat pecinta kopi) Martin Aryanto menjelaskan, Krema Kopi yang didirikan September tahun 2019 lalu kini memiliki 54 anggota dengan 25 pengolah kopi atau prosesor serta 20 brand kopi. 


Disebutkan, dalam acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga menjelang tengah malam itu, beragam jenis kopi dari berbagai kedai kopi yang telah eksis di Purworejo disuguhkan. Diantaranya Kopi Gumregah Kaligesing, JK Kaligesing, Puncak Kunir Pituruh, Kopi Afrikan, Kopi Enak, Kalipo, dan  Kapten 148.

Martin berharap nantinya setiap kecamatan bisa ikut andil dalam mempromosikan kopi dari wilayahnya masing-masing.

Martin berujar, selain menggelar even ngopi gratis, Krema Kopi juga telah mengadakan kegiatan Petik Merah yakni edukasi kepada masyarakat untuk memetik kopi saat merah saja, disamping juga kegiatan menanam bibit 


“Acara semacam ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para petani kopi karena mereka termotivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Disamping juga makin suburnya kedai kopi yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian serta kecintaan masyarakat terhadap kopi lokal,” ungkapnya.


Sementara Kadin Pertanian Wasit Diono, mengatakan,  menjamin, kualitas kopi lokal tidak kalah degan mutu kopi nasional buatan pabrik. Hal itu karena kopi lokal aromanya lebih alami dan murni alias tanpa bahan campuran. ( Nang)

No comments:

Post a Comment