MASA PANDEMI CORONA, MEUBELER SURYA TETEP BANJIR PESANAN - Koran Purworejo

Breaking

Wednesday, August 5, 2020

MASA PANDEMI CORONA, MEUBELER SURYA TETEP BANJIR PESANAN

KORANPURWOREJO.COM
PITURUH.
Di masa pandemi Covid19 dari bulan Maret hingga Agustus 2020. Banyak dunia usaha meubeler yang nyaris kolep tidak produksi. Ditinggal pembeli karena uang untuk kebutuhan lain.
Beda dengan Meubeler Surya  milik Suroto ( 49 ) warga Prapag Kidul, Kecamatan Pituruh Purworejo. 
Diakui oleh Suroto, memang pernah, menurun produksinya. Tapi alhamdhulilah hanya sebentar. Karena kami menjamin mutu kualitas kayu dan garapan , maka konsumen sudah hapal. Sampai sekarang tetep saja kami kewalahan mengatasi jumlah permintaan konsumen", ungkap Sutoto pada Wartawan KoranPurworejo.Com.

Ditambahkan oleh Suroto  pihaknya beruntung, membuka dapur produksinya di Jln. Wadaslintang, tepatnya di Desa Pesuningan Kecamatan Prembun. 
Maka banyaklah konsumen meubeler di wilayah Kebumen, Wadaslitang dan Wilayah Purworejo bagian barat menjadi langganannya.

Kini Pihaknya baru saja mengatasi meubeler SD. Sarwogadung, SD Kabuaran
dan SD Pesuningan 2, berupa
Meja kursi dan Lemari buku.

Selain itu beberapa pesanan perorangan, yang berupa kusen pintu, almari, bufet, tempat tidur, dan perabotan rumah tangga, juga terus mengalir.
Konsumen sedang memesan sesuai kebutuhan.

"Bahkan pemesan ada yang dari Tamanwinangun, Ngambal dan Bandungsruni Kebumen. Adapun pemesan biasanya para pegawai, ada Polisi, TNI, Guru , juga pegawai Kecamatan.

Saat ditanya berapa tukang yang bekerja ? Suroto menjawab, ada 6 orang tukang yang sudah ahli dibidangnya masing masing. Pengerjaan semua pakai mesin",  Ungkapnya.
Pengerjaan dengan mesin

Soal badrol harga yang dipasang Suroto, sangat terjangkau kalangan PNS. 
"Tinggal pilih kami beri standar, ada kelas A dan B.
Baik dari kelas kayunya berikut hasil pengerjaannya, imbu Suroto.

Produk Meubeler Surya , bukan produk ecek ecek. Boleh dibanding dengan meubel toko.
Itu yang membuat para konsumen jadi memilih bikinan kami.
Saat didinggung kenapa banjir pesanan ? Suroto menjelaskan, bahwa sejak bulan puasa, banyak orang yang sudah mrogram berumah tangga ( nikah) juga banyak pula yang sudah pingin punya barang baru. Kebanyakan tidak mau nunda nunda lagi.  Daripada uang lari tidak jelas. Banyak yang ninggali uang. Pesan ini itu ",  Pungkas Suroto. ( sts).


No comments:

Post a Comment