Breaking News

Masalah Ganti Rugi Harga Tanah, Ketua DPRD Pesan "Jangan Sampai Ini Sampai ke Presiden "


Salah satu poster corat coret yang ditulis warga
PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)
Terus bergulir tentang belum kesepahaman Warga Desa Guntur, Kecamatan Bener,Purworejo, berkait dengan  ganti harga tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendung Bener. Utamanya tentang protes mereka . Terhadap harga ganti rugi tanah yang mereka nilai terlalu murah, yakni hanya Rp 60 ribu per meter.

Mereka menganggap, harga tanah yang diberikan pemerintah terlalu murah dan dinilai tidak manusiawi.
Buntutnya , Para warga desa Guntur inipun mengadu pada para anggota DPRD Kabupaten Purworejo, yang menindaklanjutinya dengan pertemuan di Bukit Seribu Besek, Rabu (11/12/ 2019).

Dissmpaikan Kades Guntur, Nur Kolik, harga tanah di wilayahnya saat ini mencapai kisaran Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per meternya. Warga hanya menginginkan, uang ganti rugi bisa untuk membeli tanah lagi sehingga masih bisa bercocok tanam untuk menghidupi keluarganya.

“Kita tidak menolak adanya Bendung Bener. Namun masalah harga ganti rugi tanah yang terlalu murah ini yang kita permasalahkan,” ujar Nur Kholik.

Ujung proses tersebut, DPRD Kabupaten Purworejo mrlakukan rapat dengar pendapat, dengan pihak Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) terkait ganti rugi proyek Bendungan Bener, Senin (16/12) .
Namun belum mencapai titik temu. Baik DPRD maupun pemilik proyek yakni BBWSO mengenai tuntutan warga Desa Guntur agar besaran ganti rugi tanah dinaikkan.

Acara dengar pendapat dipimpin Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi didampingi Wakil Ketua DPRD Fran Suharmaji, SE, MM, sejumlah anggota DPRD, para pejabat BBWS dan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Purworejo Suwitri Iriyanto.

Terkait masalah ganti rugi yang dinilai tidak kunjung selesai, Dion berharap agar pihak BBWSO dapat segera mengondisikannya. “Jangan sampai masalah ini sampai ke Presiden,” pinta Dion.

Menurut Dion, pertemuan tanggal 9 Desember lalu dinilai bukan musyawarah. Model musyawarah seperti itu jangan dilakukan lagi. Itu seperti musyawarah zaman Orde Baru. Musyawarah harus dilakukan secara kekeluargaan yang berasas keadilan.
“Musyawarah dalam rangka mencari solusi bersama untuk mewujudkan keadilan,”kata Dion.
Dion berharap Bendungan Bener agar segera diselesaikan. Semua pihak harus mendukung program nasional Bendungan Bener, tapi juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai masalah Bendungan Bener meledak di media massa,”pungkas Dion.


Menanggapi berbagai pertanyaan yang muncul, pihak BBWSO melalui Tirto Atmaji menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga tanah ganti rugi.
“Tugas kami hanya membayar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh konsultan independen yang mendapat tugas menetapkan harga tanah,” ungkap Tirto.
Ia menegaskan, dalam proses pemberian ganti rugi tanah untuk proyek seperti Bendungan Bener, tidak dikenal adanya musyawarah mengenai tawar menawar harga. Musyawarah dilakukan hanya untuk menentukan pilihan ganti rugi, yaitu diganti berupa tanah atau uang yang nilainya telah ditetapkan.

Pada rapat disepakati , forum dengar pendapat akan kembali digelar dengan mengundang Bupati, konsultan penilai tanah, serta tokoh masyarakat setempat.
Dimaksudkan untuk mendapat masukan yang lebih mendalam guna mencapai kesepakatan final perihal harga.  ( mn)

1 komentar:

  1. kota: Balikpapan
    pekerjaan: Bisnis
    jumlah pinjaman: Rp4,4 miliar
    Suku Bunga: 1%
    kesaksian koresponden W / A: +6281617538564

    Saya tidak akan berhenti untuk memberikan kesaksian tentang Kantor Pinjaman AASIMAHA ADILA Sah yang Sah untuk saya. Saya tidak pernah berpikir saya akan bertemu dengan pemberi pinjaman pinjaman terkemuka di blog. Saya meluangkan waktu saya untuk memberikan informasi tentang perusahaan ibu muslim saudi arabia karena dia akhirnya menawarkan bantuan pinjaman besar yang tidak bisa ditawar oleh orang lain. Saya terlibat hutang besar dengan debitor dan bank dan saya mencari pinjaman dari pinjaman yang berbeda perusahaan tetapi tidak ada. Sebaliknya mereka membawa kami ke lebih banyak hutang dan akhirnya meninggalkan kami sehingga saya bertemu AASIMAHA ADILA AHMED, yang menawarkan pinjaman meskipun pada awalnya saya pikir itu akan berakhir seperti perusahaan pinjaman lain .. perusahaan ibu muslim itu memiliki reputasi baik dan nyata. Mereka menawarkan kepada saya Rp4,4 miliar dengan tingkat bunga sangat rendah 1%. Saya telah belajar banyak hal dalam hidup sekarang, Jika Anda ketinggalan, jalankan lebih cepat. Jangan pernah menyerah, tidak pernah menyerah, dan bangkit melawan rintangan. Jangan menyerah. Anda seharusnya tidak pernah melepaskan diri batiniah Anda. Jangan pernah menyerah, karena itu adalah tempat dan waktu yang tepat bagi gelombang pasang. Jangan pernah menyerah dan tidak pernah menyerah. Perusahaan ibu muslim tidak berbohong, jangan menipu dan tidak mencuri seperti banyak orang lain yang menipu dan menipu saya. Apakah Anda membutuhkan modal besar, Apakah Anda berhutang, apakah Anda memerlukan pinjaman pribadi. hubungi mereka sekarang, dan pinjaman Anda akan disetujui sesegera mungkin. karena yang berkomitmen dalam melayani klien dan mengangkat orang miskin. Akan menarik untuk mengetahui bahwa semua orang di daerah saya melamar dan mendapatkan pinjaman dari mereka. Terapkan sekarang dan bebas dari tangan scammers pinjaman.
    Daftar Sekarang: (aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com)
    Pusat bantuan W / a: +447723553516
    E-mail; jurjanibude0811@gmail.com

    BalasHapus