Breaking News

Jelang Tahun Baru, Satpol PP, Amankan Ribuan Botol Miras Siap Edar


PURWOREJO (KORANPURWOREJO)
Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, S.Sos, M.Si, mengungkapkan, ada modus baru ralam penyimpanan Miras.  Ketika terungkap saat petugas menggeledah salah satu rumah penjual di Desa Wingko, Kecamatan Ngombol, Jumat (27/12) sore. Petugas mendapati Miras berbagai jenis dan merk ditimbun dengan pakaian atau barang bekas di pekarangan rumah mereka.

Menjelang tahun baru 2020 , Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo terus melakukan penyisiran operasi Miras.
Kali ini berhasil membongkar praktik penimbunan dan transaksi minuman keras (Miras) di berbagai wilayah dengan modus baru. Yaitu menimbun botol miras di pekarangan dan ditutup dengan pakaian atau barang bekas.

“Kita terus pelajari pola distribusi sampai membaca perilaku konsumennya,” ungkapnya Kadatpol PP Purworejo,Budi Wibowo.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita lebih dari seribu botol Miras berbagai merk dan jenis. Dari 3 wilayah yang disasar. Yaitu Kecamatan Purworejo, Bruno, dan Ngombol.

Dijelaskan Miras hasil operasi Satpol PP,  penggerebekan dari seorang penjual Miras berinisial Sup (38) warga Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo, Senin (23/12) mencapai 916 botol terdiri atas vodka kecil, vodka jumbo, anggur merah, wiski kecil, wiski jumbo, dan ciu.

 Sementara dari 2 penjual di Kecamatan Bruno, sekitar 181 botol diamankan pada Jumat (27/12) pagi.

“Ada tren peningkatan persediaan miras jelang Tahun Baru ini. Tapi kita sudah lakukan antisipasi dengan menyisir beberapa wilayah yang terindikasi menjadi titik peredaran,” urainya..

Budi Wibowo mengungkapkan bahwa para pengedar Miras kian cerdik dalam melakukan penyimpanan dan transaksi. Peredaran miras kini justru terjadi pada siang hari dengan cara transaksi beragam.

Berdasarkan keterangan dari para penjual yang diamankan diketahui, pergeseran pola transaksi dari malam ke siang itu terjadi karena memang untuk menghindari endusan petugas. Karena menuru para prnjual  aparat menelisinya , biasanya malam hari.
(Mn)

Tidak ada komentar