Breaking News

BPN Genjot Sertfikasi Tanah di Purworejo, Akan Dipermudah


PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)
Bupati Purworejo Agus Bastian . SE MM  mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat mendukung program PTSL, karena sesuai dengan Surat Keputusan Bersama 3 (tiga) Menteri yang memerintahkan kepada pemerintah kabupaten untuk ikut mempercepat proses PTSL.

“Dari jumlah bidang tanah di Kabupaten Purworejo sebanyak 1.004.641 bidang, maka target yang harus dilaksanakan sampai dengan tahun 2023 yakni sebanyak 169.338 bidang pertahun untuk kegiatan pemetaan bidang tanah, dan 147.162 bidang per tahun untuk kegiatan sertifikasi hak atas tanah,” ungkap bupati.

Terhadap program pendaftaran tanah sistematis lengkap tersebut, bupati meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Purworejo yang terkait, agar berperan aktif dalam mensukseskan program ini, khususnya para camat, kepala desa dan Perangkat Daerah terkait.

Demikiian di katakan Bupati Agus Bastian di Ruang Arahiwang, Kamis ( 19/12/2019) saat
BPN Purworejo, mensosialisasikan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2020. Yang dihadiri para Jajaran perangkat daerah dan camat.

Dari laporan Budi Harsoyo Cahyono Winahyu, Kasi Hubungan Hukum Pertanahan BPN Purworejo selaku penyelenggara diketahui, bahwa sasaran dari PTSL tahun 2020 meliputi 41 desa, yakni, wilayah Kecamatan Grabag secara keseluruhan, dan desa-desa lainnya yang tersebar di 9 kecamatan.

“Targetnya, 56 ribu bidang Sertifikat Hak Atas Tanah dan 60 ribu Pela Bidang Tanah,” jelas Budi Harsoyo.

Untuk obyek dan subyek PTSL, kata Budi Harsoyo, semua bidang tanah yang belum bersertifikat dengan Subyek Hak WNI, Badan Hukum Keagamaan, Nadzir, Masyarakat Hukum Adat dan Instansi Pemerintah/ Pemerintah Daerah untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dan tídak bersifat profit

“Kami juga sudah menyiapkan aplikasi dan database terintegrasi untuk pra pendaftaran PTSL yaitu Aplikasi e-BPN, yang berbasis website yang berguna untuk proses proses pemetaan dan pengukuran serta entry data calon peserta PTSL,” ungkap Budi Harsoyo.

Sementara itu, Kepala BPN Purworejo, Suwitri Iriyanto menjelaskan, syarat pokok dalam PTSL ini, foto copy KTP, foto copy KK, leter C dari desa, SPPT tahun berjalan, dan bukti-bukti lain apa saja yang dimiliki.

“Untuk pembiayaan proses sertifikasi yang ada kaitannya dengan BPN gratis,” tandas Iriyanto.
Desa-desa di luar wilayah Kecamatan Grabag yang masuk dalam program PTSL ini, Kliwonan, Andong, Jatingarang, Tepus Kulon, Kalirejo, Kroyo, TasikMadu, Karanganom, Besole, Mudal dan Puspo. (Sts)

Tidak ada komentar