Breaking News

Erotisme Dolalak Koplo Dangdut, Bakal Dikenai Sangsi Pentas

Ndolalak Koplo Dangdut Merebak Dianggap merusak citra Dolalak. Bakal dikenai Sangsi.

PURWOREJO
(KORANPURWOREJO)  DITENGAH Kesibukannya menata dan membangun branding kesenian Ndolalak sebagai simbul kesenian daerah Purworejo.  Dinparbud Purworejo melalui Kabid Kebudayaan Agung Pranoto. Ssos, mengaku sedang melakukan pemantauan bagi grub grub dolalak .

Saat ditemui di kantornya, Pihaknya sangat kesal dengan jamuan tontonan di tengah madyarakat, oleh Kelompok ndolalak yang melakukan gerakan erotis. Dengan lagu dangdut koplo, diluar koridor etnik musik dan tari Ndolalak.

Kabid Kebudayaan Agung Pranoto.Ssos

Bahkan Dinparbud kini tengah melakukan pengamatan dan pendataan, pada beberapa grup dolalak yang melakukan hal yang tidak semestinya.
Dengan celana super pendek, menyanyikan lagu lagu triping yang bukan lagu Dolalak. Kemudian berjoged erotis ala biduan Dangdut.


"Ini namanya dangdut berbaju Dolalak. Yang seperti inilah yang merusak citra Dolalak
Padahal Ndolalak telah  menjadi Brant image. Sebagai tari gerak khas purworejo yang tidak ada duanya,  kata Agung.

"Tidak  hanya itu, pada tanggal 16 Agustus tari Dolalak ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, oleh Kementrian Pendidikan dan kebudayasn RI.  Marwah ini harus dijaga tentunya., ungkap Agung.

 Kepada media KoranPurworejo, Agung mengatakan , Dinparbud telah  “menyebarkan” virus Dolalak di pelosok kota Purworejo. Tidak lain untuk kelestarian dolalak sebagai budaya lokal

Diceritakan oleh Agung, sudah dilaksanakan workshop tari Dolalak, pelatihan terhadap guru-guru dan memberikan edukasi tari Dolalak sesuai standar yang pakem.

Sekarang di tiap-tiap sekolah sudah tersedia pelatih," kata Agung. Bahkan beberapa camat dan kepala sekolah pada piawai nari Dolalak, sambungnya.

Agung mengakui, awalnya mencari penari Dolalak kecil sangat sulit. Tetapi kondisi sekarang berbeda. Purworejo telah memiliki 4.600 penari Dolalak tingkat SD.
Para pelajar SMP, SMA/SMK


Tapi, memantau yang terjadi di Yutube, sungguh membuat kami harus ambil tindakan. Banyak grub dolalak luar yang sudah melenceng jauh.
Kami sudah mengantongi beberapa nama grub Dolalak yang cenderung sexuler. Sungguh ini mencidrai nama Dolalak yang sesuai pakemnya.

Mereka berpakaian dolalak, bercelana super pendek. Tapi menyanyikan lagu lagu koplo ndangdut dan berjoged erotis.

Kami akan beri worning, tidak akan memperbolehkan untuk pentas. Dan kami akan memberikan perintah pada aparat untuk menghentikan terhadap grub dolalak yang begituan. Itu yang merusak citra Dolalak. Bagi grub grub yang tidak mengindahkan, pasti akan terkena sangsi,  tegas Agung Pranoto. (Nang).


Tidak ada komentar