Breaking News

Bupati Naik Kuda, 200 Ambeng Warnai Maulud Nabi di Watuduwur Bruno



BRUNO ( KORANNPURWOREJO). Bupati Purworejo, dalam kunjungannya ke Kecamatan Bruno, terpaksa harus menggunakan kuda. Dalam tinjauannya melihat lapangan berkait dengan pembangunan infra strukur jalan di desa Watuduwur Bruno.

Kunjungan tersebut juga sekaligus menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Ketepeng, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno Purworejo, Ada sedekahkan  200 ambeng, (7/11). Ambeng berisikan  ayam panggang, hasil bumi dan jajanan pasar, sebagai wujud syukur warga.

Fatah selaku Lurah Watuduwur menjelaskan,.
“Hari ini warganya bersama-sama mengadakan walimahan atau syukuran yang dilakukan setiap bulan maulid. Tradisi ini sudah ada sejak dahulu, bahkan sebelum saya lahir, ”terang Fatah.

Ada 200 ambeng sebagai persembahanmujud syukur yang menghabiskan dana hingga jutaan rupiah. Diharapkan kedepan, dengan persembahan rasa syukur tersebut masyarakat yang mengikuti syukuran ini akan semakin bertambah berkah.

Acara dihadiri Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM didampingi Kabag Humas Dan Protokol Anas Naryadi SH MM, Kabag Kesra Drs H Fatkhurrohman MM. Turut hadir Anggota DPRD Purworejo Rujiyanto dan Forkopimcam. Tausiah memenuhi Pengasuh Ponpes Roudlotul Athfal Bruno KH Fatchul Khanan Auladi.

Sebelumnya Bupati sempat meninjau jalan desa Watuduwur yang rusak sekitar 1,5 km menggunakan kuda.  Bupati harus menggunakan kuda katena, kondisi jalann yang tidak memungkinkan. Bupati juga mendukung pembuatan kayu lapis hasil pemberdayaan warga lokal.

Bupati Kepada, Fatah memberikan khusus terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan ke desa Watuduwur. Secara bertahap, ini adalah kerajinan kayu lapis.
Pada kesempatan itu, warga juga meminta agar jalan desa menuju brondong. Hal itu agar perbaikan dan perawatan dapat ditanggung oleh Kabupaten.

 “Alhamdulillah saat ini sudah bisa mengentaskan kemiskinan dan pembayaran. Namun demikian, kami meminta jalan desa gowong watuduwur kedepan bisa jadi kabupaten, jadi bisa lebih baik, semkin memudahkan akses desa, ”katanya.

Menanggpi permintan warga, bupati mengatakan akan mengusahakan pengusulan perbaikan jalan tersebut. Dengan kunjungan kedesa ini, ia merasa senang karena bisa melihat langsung yang mendukung desa.
“Desa ini jauh dari kota, jadi desa ini tidak akan maju jika kadesnya tidak mau aktif.

Sebagai contoh, tadi saya melihat ada kerajinan kayu lapis atau bahan untuk triplek. Hal ini perlu dicontoh oleh wilayah lain. Karena kerajinan semacam ini dapat membawa dampak kemajuan bagi ekonomi desa, ungkap Bupati.( Mng).

Tidak ada komentar