Breaking News

TETANGGA Cerpen Karya Buyono Medan


TETANGGA
Cerpen Buyono - Medan

Lur (sedulur).......
Macam kami di Medan. tetangga depan, belakang, kanan kiri tuh macam-macam. Baik suku, juga agama serta asal-usul.
Ada yang dari suku campuran, bahkan antara suami dan istri, beda suku.
Belum lagi cerita tentang karakter mereka  masing-masing.

Bang Yon.....orang Jawa asli kan?  sekali waktu tetangga agak jauhku bertanya.

"Oh...ya..ya saya asli Jawa...."  jawabku enteng.

Kalau katanya tetangga, bahasa Jawanya...tahu kan...?

"Ya tahulah....katanya tetangga tuh bahasa Jawanya jarene tangga  (bacanya tonggo)".....

Iya betul.... Jadi arti kata  _tonggo_ itu pasti tahu jugak kan?

"Maksudnya?"

Alaaaa, itu loh arti kata _tonggo_ itu....seperti misal kata _dubang_...idu abang, jugak kata _kacu_ dari kata _kain cupet

"O...itu....akronim....(aku diam tak jawab, jujur memang enggak tahu)...
Eng...apa ya, akronimnya kata _tonggo_...."

Setahuku, _tonggo_ tuh, ya nggotong ya nyonggo,  bang Yon.....

Kami dua tertawa-tawa. Untuk nutupi malu-ku aku pun _nylimur_ dengan mengatakan :

"Ha ha ha ....lupa..aku dah lupa, dulu itu pelajaran SD.... kayaknya."

Ketika kami dua asyik ngobrol _ngalor ngidul_ itu, tiba-tiba   dari rumah __tonggo_  sebelah kanan rumah, menggelegar susra musik - karaokean. Lagunya, lagu jadul, Anggun C Sasmi punya...

_Haruskah ku hidup dalam angan angan. Mengejar ribuan impian
H8aruskah ku lari dan terus berlari, ngejar bayang-bayang ilusi
_hanya fantasi

Kami dua, terdiam sejenak ..menyimaknya...

Sebagai tetangga yang baik dan lagian kami saling memahami sikonnya.
Tetangga sebelah kananku itu sedang merawat rohaninya. Alias men-terapi diri sendiri.
Pasalnya, istri tetanggaku itu pernah sakit jantung.
Pesan dokternya, haruslah rajin menghibur diri sendiri. Salah satunya - nyanyi nyanyi Juga keluar keluar , piknik misalnya.

Tetangga jauhku itu mengangguk-angguk saja mendengar penjelasanku...

Akhirnya, lama lama  kami punya keyakinan, ...jika dengar mrk nyanyi nyanyi- sedang duet sama suaminya,....,
Oh.. berarti mereka sedang sehat-sehat saja.

Pernah sekali waktu, .tiga hari tak terdengar nyanyimnyanyi .
Heran kami ternyata benar. suaminya yang sakit.
Kolesterolnya tinggi ?

Ketika kami _bezoek_, dia cerita....
"Dokternya menyarankan aku bang Yon, kolesterol tuh jangan terlalu tinggi..... nanti kenak jantung...."bisiknya di ,telingaku, agar tak terdengar isterinya.

Aku ngangguk-angguk....

Kadang, ketika malam mulai sepi  dan mengantuk, ... dalam pejam mata, sambil merasakan proses menuju tidur...., ada semacam _kredo,
Bahwa ternyata di sepanjang jalan hidup yang katanya cuma sekali ini, ternyata kita harus tetap selalu menyimak, mempelajari, juga menyiasati.
Agar bagaimana caranya kita tetap sehat, tetap nyaman... juga aman dan damai. Baik dengan dengan anak, jugak dengan mantu serta cucu cucuku.

Ya Tuhan,yang Maha sempurna, juga maha mendengar, damaikan hati hamba senantiasa, krn sejatinya rasa bahagia itu cuma di dalam segumpal hati ini ya Robi... 
Aamiin.

 Medan.
23 Oktober 2019.

2 komentar:

  1. Cerpen yg mendidik,krn ada u sur kepeduluan thp orang lain,walau dikemas dlm bentuk obrolan ri gan tp masuk ,

    BalasHapus