Breaking News

Polres Tangkap 9 Pencuri Sepeda Motor, Sejumlah Pelaku Pelajar Usia 15Tahun.


Barang bukti hasil pencurian di Mapolres Purworejo (Foto Nang)
PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)
MEMPRIHATINKAN Sejumlah anak pelajar berumur  15-an tahun terlibat kasus  pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Purworejo.
Ada 9 orang tertangkap dalam Operasi Sikat Candi 2019 yang dilakukan Polres Purworejo. Demikian dikatakan Kapolres Purworejo Akbp. Indra Kurniawan Magungsong .SH melalui Kasatreskrim Akp. Haryo Seto.SH Senin (28/10/2019) saat persrilis di Mapolres.

Operasi Sikat Candi yang digelar selama 20 hari dari tanggal 7 s/d 26 Oktober 2019 tersebut, yang paling mencengangkan adalah dengan tetangkapnya 9 pelaku pencurian sepeda motor dengan 7 barang bukti . Didalamnya melibatkan pelaku anak anak pelajar berusia 15-an tahun.

Mereka diantaranya adalah  berinisial ASM (14 th) warga senepo barat Kutoarjo. JTA ( 15 th) Perumahan Alianda Kandaca Blog B/5 Kota Bekasi. SAC (15) Gang Tegal Kelurahan  Kutoarjo.  BW (15 th) warga Senepo barat, Kutoarjo.
Serta A. Setiawan Warga Krandegan Kec. Bayan. TFR warga Dukuh Tepus wonoroto, Kecamatan Windusari Magelang. AS juga tercatat sebagai warga Desa Wonoroto Kec. Windusari Magelang. Serta terakhir AZ  warga dukuh Karang tengah Desa Selo Merto Kab. Wonosobo.


AS salah satu tersangka pelaku usia Dewasa,warga desa Krandegan Kecamatan Bayan.

Dijelaskan oleh Akp. Haryo Seto, selama Operasi Sikat Candi, pihaknya mengamankan Tujuh barang bukti  sepeda motor diantaranya; 1 Unit sepeda motor Yupiter Zcw hitam th 2010, Honda Supra X warna hitam th,2001,
Honda Supra Fit Nopol B. 6949.NLR.
Yamaha Zupiter Z . Nopol  AA. 5927.EK.  Honda Mega Pro Nopol AA.6232.ZL.
Kawasaki Ninja R - th 2015 Nopol AA. 4072 .GV
Serta Yamaha Yupiter Z Nopol AA.2682.VC.

 " Jumlah tersangka  ada 9 orang, namun karena tersangka masih  usia anak anak, jadi tidak  kami hadirkan kepada media," terang Kasat Reskrim yang didampingi oleh Kasubag Humas, Iptu .Komariyah.

Dalam kesempatan Persrilis, hanya dihadirkan satu tersangka Andi Setiawan warga Krandegan Kec.Bayan Purworejo,yang berusia dewasa.
Kasatreskrim Akp. Haryo Seto menjelaskan, pihaknya tetap tegas. Semua telah diproses hukum.


"Hari ini kami kembalikan 7 unit sepeda motor kepada pemiliknya, gratis tidak ada pungutan biaya apa pun," lanjut Haryo Seto

Sepeda motor Honda Mega Pro milik Mardiyono hilang sejak Bulan Puasa lalu saat dia beranjangsana ke rumah kerabatnya di Desa Karangnongko, Kecamatan Loano.

“Waktu itu sekitar pukul 12.00 WIB, motor saya parkir di luar rumah, sudah saya kunci. Baru beberapa saat saya tinggal, motor sudah hilang. Saya kemudian melapor ke Polsek Loano,” terang warga Desa Karangrejo, Kecamatan Loano
Untuk mengambil motornya, Mardiyono hanya dapat membawa bukti kepemilikan sepeda motor (BPKB) dan KTP tanpa biaya sepeser pun.

Akp. Haryo Seto berpesan ,  agar masyarakat, berhati-hati saat memarkirkan motornya. Kendaraan harus dikunci ganda. Demi keamanan. Karena para pencuri telah lihai lihai., pungkasnya.[ Nang]

Tidak ada komentar