Breaking News

Berbekal Surat Palsu, Ngaku-aku Dept Collektor Rampas Motor, Dibekuk Polisi


Tio dan Tyas Warga Galur Kulon Progo diringkus polisi (foto :Nang)

PURWOREJO ( KORANPURWORRJO)
" Tio Pisesa (31) warga Desa Brosot, Kecamatan Galur , Kabupaten Kulonptogo DIY. dan Tyas Laksono  (26) warga Desa Karangsewu , Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo DIY.
Keduanya berhasil ditangkap unit reskrim Polsek Kutoarjo, karena
mengaku sebagai debt collector sebuah lising PT Akss Maniri Semarang. Mengelabuhi Johan Wahono warga Girirejo timur Kutoarjo. m
Membawa kabur sepeda motor milik korban .

Demikian dijelaskan
Kapolsek Kutoarjo AKP Markhotib, SH, saat konfrensi pers di Mapolres Purworejo, Rabu (30/10)

“Kejadian berawal saat korban bermain internet di warnet Netcelindo di jalan Tanjunganom, Kutoarjo. Tiba – tiba didatangi oleh kedua tersangka dan menanyakan sepeda motor Honda Beat Nopol R 2209 PN milik korban yang kata pelaku brlum lunas.

Mereka mengaku sebagai debt collector sebuah lising Pt. Aksa Mandiri Semarang.” jelas Markhotib didampingi Kanit reskrim Ipda Triatmoko dan Kasubbag Humas Polres Purworejo, Iptu Siti Komariah.

Setelan ditakut takuti, Untuk melancarkan aksinya selanjutnya korban dibawa ke daerah Butuh, tepatnya depan toko Ceria dengan alasan untuk menandatangani surat serah terima kendaraan karena dianggap tidak lunas.

Sambil menunjukkan surat tugas , iai melakukan penadatatanganmserah terima. Kemudian sepeda motor korban dibawa oleh salah satu tersangka.  Korban dipesankan grab sepeda motor untuk pulang.

Kedua tersangka mengikuti dari belakang dengan menggunakan sepeda motor milik korban. Namun setelah sampai di dekat polisi Kutoarjo , kedua tersangka berbalik arah sudah tidak mengikuti lagi.

Melihat kejanggalan tersebut korban bersama pengendara grab sepeda motor berusaha mengejar. Namun tidak terkejar dan sepeda motor korbanpun berhasil dibawa kabur kedua tersangka.

Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkanya ke Polsek. Kutoarjo.
Berdasarkan laporan dan pengembangan penyelidikan kedua tersangka akhirnya bisa ditangkap pada Rabu (23/10) di rumahnya.Turut diamankan sebagai barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban Nopol AA 2209 PN

Setelah dicek oleh kepolisian di lising Pt. Aksa Mandiri semarang , semua surat positip dinyatakan palsu.  Bahkan kefua tersangka mengaku surat tersebut fidapst dati brosing . Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.
Akp Markotip berbesan, bagi para pemilik motor kridit harap hati hati terhadap modus modus kriminal yang mengaku dept Collektor.( Nang)

Tidak ada komentar