Breaking News

Kenal Lewat FB, Cabuli Anak 15 Th, Dibekuk Polisi

Man tersipu malu. Foto doh humas polres
PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)
Warga Tersidi Kidul Pituruh ,ditangkap Polisi setelah nekat mencabuli seorang santriwati yang masih berusia 15 tahun.
Pelakunya berinisial Man (28), penduduk Desa Tersidi Kidul Kecamatan Pituruh Purworejo, kini mendekam di tahanan Markas Polres Purworejo.

Dengan rasa malu, kepada petugas, tersangka Man mengaku menyesali perbuatannya. Ia tidak menyangka aksinya mencabuli korban, berujung pada penjara.

Adapun kronologi kejadiannya, sebagaimana diceritakan Kepada Petugas Satreskrim Polres Purworejo Man mengaku perbuatannya tersebut berawal dari perkenalannya dengan R (15) warga Kabupaten Kebumen melalui jejaring Facebook.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka dan teman pria berinisial Fir yang berstatus saksi, menjemput korban yang menjalani pendidikan di sekolah agama di Pituruh.

Kemudian mereka berboncengan tiga, naik sepeda motor milik Fir," kata KBO Satreskrim Polres Purworejo Iptu Purwanto, Kamis (17/10/2019).

Ketiganya kemudian menuju rumah seorang teman mereka di Desa Rebug Kemiri. Fir kemudian pulang ke Pituruh meninggalkan tersangka dan korban di lokasi kejadian.

Man dan R diketahui menginap di rumah tersebut. Hingga pada pagi harinya, pemilik rumah pamit pergi ke pasar dan meninggalkan tersangka berdua dengan korban.

"Saat kondisi sepi itu, tersangka membujuk korban untuk berhubungan hingga terjadi perbuatan jahat itu. Setelah kejadian, tersangka mengantar korban pulang ke rumahnya di Kebumen naik bus," katanya.

Adapun terbongkarnya kasus pencabulan, terungkap ketika pengurus pondok tempat korban menjalani pendidikan, menginformasikan kepada orang tua, jika R telah pulang. Namun orang tua kebingungan karena R tidak sampai rumah dan baru kembali pada keesokan harinya.

Setelah didesak orang tuanya, R mengaku menginap di Kemiri bersama Man dan tak berselang lama melaporkannya ke Polres Purworejo.

"Korban juga mengaku telah terjadi pencabulan. Orang tua melapor ke Polres Purworejo," ucapnya.

Polisi kemudian menangkap tersangka dan menjerat tersangka dengan Pasal 82 ayat 1 UURI 17/2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. ( Mn)

Tidak ada komentar