Breaking News

Teater Raut SMA Negeri 2 Sabet 3 Penghargaan Fesstival Kethoprak Pelajar Se Jateng.


KLATEN ( KORANPURWOREJO)-- TEATER Raut SMA Negeri 2 Purworejo di Kutoarjo. Minggu malam  Senin ( tadi malam 15/ 9/2019 ) mendapat 3 penghargaan sekaligus dalam Festival Kethoprak pelajar setingkat SMA / SMK Se Jawa Tengah di Klaten Jawa Tengah.

Festival se Jateng yang memperebutkan Piala Gubernur dan sejumlah penghargan dan uang pembinaan tersebut. SMAN 2 Kutoarjo meraih penghargaan  masing masing, Juara  Artistik terbaik 2.  Juara Pengrawit Terbaik 2 serta pemeran Terbaik III oleh aktor bernama Ananta.

Festival tahunan tersebut diikuti 24 Grup Teater dari Klaten, Rembang, Surakarta, Wonogiri, Purworejo, Sukoharjo, Karanganyar dan sejumlah kota lainnya.
Diselenggarakan di Gedung  KRISTA GRASIA Jln. Seruni No. 8 Klaten. Dari hari Kamis  hingga Minggu  malam Senin ( 12 s/d 15 Sept 2019) .


Teater Raut Kutoarjo membawa 24 pemain terbaiknya. Ditambah Krew sebanyak 28 orang siswa, hingga total membawa 53 pekerja seni. Sedang lakon yang ia pentaskan berjudul Bebendu , Karya Bondan Nusantara,dengan durasi pentas 1 jam pertunjukan di panggung.

Agus Pramono selaku sutradara dan pembina teater Raut, merasa bersyukur.
"Tidak sia sia kami menggembleng anak anak SMA 2. Kami hanya kalah di karawitan dari SMKI . Ternyata virus seni yang kami sebarkan berujud prestasi yang membanggakan bagi sekolah, orang tua,dan nama baik Purworejo. Dari Komite sekolah pak Purwanto , orang tua dan kepala sekolah pak Arif Arfianto.Mpd, merasa bangga dan mendukung dengan prestasi anak anak, ungkap Agus.


Agus dengan 3 piala yang membanggakan Teater Raut.

Ditambahkan oleh Agus Pramono, kami mengikuti festival ini dengan bersusah payah.
Utamanya jarak yang jauh, jumlah peserta yang tidak sedikit. Tapi dengan hasil tersebut kami bangga bisa mengalahkan dari kota kota besar lainnya.

Sayang di Purworejo Festival semacam ini tidak petnah digelar oleh dinas yang berkopenten. Padahal Gubetnurnya orang purworejo.


Di festival kethoprak Klaten, pak Ganjar selalu rawuh. Dan memberi bombongan , serta hadiah guna  menyemangati. Kenapa Purworejo tidak tanggap untuk diadakan ? Tandas Agus.

"Justru di purworejo, festival teater sering diadakan oleh komunitas. Medtinya bida diambil alih oleh para pemangku yang menaunginya", imbuhnya.

Harapan kedepan, Agus yang juga ketua komite Teater , berharap seni pertunjukan teater rakyat kethoprak bisa difistivalkan di Purworejo.( Mng)







Tidak ada komentar