Breaking News

Tiga Direktur BUMD Dilantik Bupati Agus Bastian




PURWOREJO (KORANPURWOREJO)–
Tiga pejabat BUMD  diantaranya, Direksi Perumda BPR Bank Purworejo, Wahyu Argono Irawanto, SE dilantik kembali sebagai Direktur Utama, dan Widi Widjajanto Achmad SP sebagai Direktur Yang Membawahkan Kepatuhan, serta Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo, ST, MSi. Jumat siang ( 27/9/2019) dilantik oleh Bupati Purworejo

Pelantikan di Pendopo Kabupaten Purworejo, diawali dengan pembacaan SK,  disertai dengan pengucapan sumpah janji dari ketiganya, dipimpin oleh Bupati Purworejo.

Pengangkatan kembali para direktur BUMD tersebut, menurut bupati, dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, diantaranya kemampuan dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

“Berdasarkan hasil Rapat Pemegang Saham dan pertimbangan Dewan Pengawas, yang bersangkutan dinilai terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahannya,” kata Agus Bastian.

Ir. Hermawan pembawa kemajuan PDAM

Diperoleh keterangan, pengangkatan kembali Hermawan, merupakan yang kedua kalinya. Hermawan dinilai telah membawa banyak kemajuan di PDAM.
Karena prestasinya itu, para dewan Pengawas telah merekomendasikannya kepada Bupati Purworejo.
Sebagaimana diungkapkan Pono Gunawan
Bahwa Hermawan pencapaiannya dinilai melebihi telah melebihi target, meliputi aspek keuangan, pelayanan, operasional, dan SDM. Semua mengalami peningkatan.

Adapun dasar pelantikan tersebut didahului dengan pengangkatan berdasarkan SK bupati No 160.18/516/2019.  Yang sebelumnya didahului Penyerahan SK , yang dilakukan  Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Purworejo, Drs Bambang Susilo, Senin (23/9) lalu.



Pengangkatan hingga pelantikan Hermawan Wahyu Utomo oleh Bupati, cukup dapat dipahami. Karena PDAM telah nyata nyata menjadi perusahaan yang sehat.
Dalam hal keuangan, ada kenaikan yang signifikan pada pendapatan dan deviden. Dari awal Hermawan memimpin PDAM tahun 2015 lalu, ada peningkatan deviden dari Rp 500 juta kini naik lusr biasa menjadi Rp 1,77 milyar.

Pun demikian peningkatan jumlah pelanggan, dari 18 ribu orang, kini mencapai 23 ribu, juga kapasitas produksi dari 4 juta meter kubik per tahun, meningkat menjadi 6 juta meter kubik.

Di bidang pelayanan, dari awalnya hanya ada lima IKK (Purworejo, Banyuurip, Kutoarjo, Bener, Loano), kini telah ada penambahan dua IKK lagi, di Bayan dan Bagelen. Di bidang SDM, kini banyak karyawan PDAM yang berpendidikan sarjana.(nang).

Tidak ada komentar