Breaking News

Pamriyan Bisa Jadi Andalan Desa Wisata Purworejo Barat

Suasana Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh Purworejo


PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)--
DESA PAMRIYAN satu desa di pedalaman wilayah Kecamatan Pituruh Kab.Purworejo
Sekitar 20 KM ke arah utara dari ibu kecamatan Pituruh. Melewati tebing jalan berliku. Naik turun serba eksotik, dengan menembus jalan hutan nan asyik. Medan jalan bisa ditempuh mobil, atau sepeda motor, dengan fasilitas jalan beraspal.

Desa dengan udara sejuk, berbatasan langsung dengan wilayah wadaslintang ini, bagai layaknya kota di pegunungan.  Tempat kemah ada, gedung pertunjukan serba guna ada, homestay juga ada. Pom bensin, bengkel motor, tempat rekreasi alam, pemancingan, dan rumah lesehan kumplit ada. Mau bermalam ? Penginepan pun ada. Nyaris sempurna untuk jadi andalan destinasi desa wisata.


Sudah beberapa hari ini, Pamriyan dikunjungi turis pelajar  sejak Jum'at, 27 September sampai 01 Oktober 2019.
159 Siswa dan 16 Guru SMPK 2 Penabur Jakarta melaksanakan "Live In" di Desa pamriyan. Desa ini menjadi pilihan guna study sosial alam pedesaan. Mereka selama 5 hari tinggal bersama di 54 keluarga warga desa Pamriyan.



Diperoleh keterangan, dari  Herty Spd, Kegiatan “Live In” merupakan salah satu kegiatan tahunan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Favorit ini. Selain kegiatan tahunan, Live In ini akan menjadi pelajaran berharga bagi siswa-siswi yang mengikutinya.

Ada beberapa lokasi yang pernah digunakan sebagai tempat Live In oleh SMPK 2 Penabur Jakarta ini, diantaranya Parakan Temanggung dan Karangnongko Klaten. Namun pada tahun 2019 SMPK 2 Penabur Jakarta akan melaksanakan "Live In" di Desa Pamriyan kecamatan Pituruh Kabupaten  Purworejo.


Warga Pamriyan  menyambut kedatangan siswa-siswi SMPK 2 Penabur Jakarta, di Balai Desa Pamriyan. Sedikitnya 54 rumah warga y
ditempati siswa-siswi SMPK 2 Penabur ini.

Kepala Desa Pamriyan, Budi Susilo selaku pemerintah Desa Pamriyan,  adanya kegiatan Live In ini menyambut baik, sementara seluruh warga Desa Pamriyan juga menyambutnya dengan suka cita.


"Kami akan memperkenalkan potensi alam, adat istiadat dan kesenian yang ada di Pamriyan. Desa Pamriyan tidak hanya dikenal di wilayah Purworejo, mudah-mudahan setelah Live In bisa sampai terkenal ke Jakarta. Dengan harapan siswa-siswi memperoleh banyak hal yang bisa dipelajari dari desa kami, " ucapnya.


Para tamu, pun dijamu kesenian yang ada di Desa Pamriyan, seperti Kuda Kepang, Seni Tayub, dan Dolalak. Tentu hal yang sangat asing bagi siswa siswi SMPK Jakarta ini.

Ditambahkan Kades Budi,  "otensi alam yang dipunyai Desa Pamriyan ini sangat melimpah, seperti hasil alamnya Karet, Kemukus, Vanili, Jenitri dan Kopi.

"Dengan tinggalnya siswa-siswi SMPK 2 Penabur selama 4 hari, berharap mereka bisa melihat, mengenal dan mempelajari potensi yang ada di Desa Pamriyan, Kecamatan Pituruh. " tuturnya.


"Karena keramahan warga Pamriyan sebagai warga pegunungan masih memegang budaya jawa dan semangat gotong royong yang masih membumi di Desa kami.
Tentu harapan kami, akan membuat mereka berkesan, dan berpikir kapan berkunjung kembali ke Desa Pamriyan lagi., " pungkasnya.
Di akhir kunjungannya di suguhi pagelaranmWayang Kentrung. Oleh Dalang Ki Aryo Aldhaka, dari sanggar Mitra Kinasih. (Nang)

Tidak ada komentar