Breaking News

Event Budaya Se Kedu, Purworejo Sabet Gelar Juara Satu



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO) -' SAJIAN tari SeMingGu singkatan  dari Sengkut MINGgah GUmregut yang dalam bahasa jawa berarti semangat kebersamaan dengan penuh kekompakan. Karya ini mengkolaborasikan kesenian rakyat jaran kepang dan dolalak yang notabene memiliki karakter berbeda. Gerak ritmis dan dinamis dengan sentuhan unsur modern membentuk karya yang rampak dinamis.

Dalam event gelar budaya se Kedu. Yang dipanggungkan  di Amphi teater bersama 6 Kabupaten.
Masing masing , Tari Kipas Sejuta Bunga dari Kota Magrlang, tari Soreang dari Kab. Magelang, tari Cepetan Alas dari Kab. Kebumen, tari Jaran kepang Temanggung ,  Tari Tenong sekar langit dari Wonodobo.

Serta tari SeMingGu sajian dari kab. Purworejo. Dengan Koreografer, Zulletri susantoPenata iringanTriyono.Penari
 Tatas,  Paksi,  Zulletri,  Laras cenil,  Dinar,  dan Maria.
Pemusik Triyono,Sutar,Effaproditus,Didit,Wahyu,Angkup,Andri .Rias dan busana Sanggar seni Swastika.
Dalam acara event bersama Eks-Karisidenan  Kedu, Sabtu malam minggu (  14 /9/ 2019) di Ampiteater Purworejo mendapatkan juara 1. Juara 2 diraih Temanggung dan Magelang di urutan ke 3.


 Menurut Laras Cenil, Selanjutnya karya ini akan maju di tingkat Provinsi untuk mewakili kabupaten Purworejo. Yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kebumen pada bulan Oktober 2019.

"Kami ingin menunjukan bahwa kesenian rakyat jaran kepang,  dan dolalak itu kesenian rakyat yang luar biasa,  tidak usah di neko neko pun ketika ditampilkan dengan maksimal sudah bagus sekali.
Dan kami ingin menunjukan ketika dolalak juga bisa dipadukan dengan jarankepang yang sebenarnya kedua tarian ini karakternya berbeda"

":Intinya bahwa kesenian rakyat purworejo itu bagus,  tidak harus dengan tampilan yng sensual seperti dolalak yng viral viral itu. Kita tetap menjunjung tinggi nilai keanggunan dolalak purworejo yang keren tanpa harus erotis dan sexy seperti yang keluar pakem dan viral itu".

"Nah kami memadukan dengan jaran kepang karena dolalak dan jaran kepang ini kesenian rakyat yang pling populer di purworejo. Kami kreasikan syukur syukur bisa menjadi karya inspiratif dan kreatif sebagai pertunjukan yang menghibur, ungkapnya.

Sementara Agung Wibowo. AP dalam ketrrangan persnya beberapa hari lalu, mrngatakan. Pihaknya sengaja menggandeng  para seniman muda untuk berkreasi dalam karya. Agung juga membantah jika penunjukan para peserta hanya kelompok penari yang itu itu saja. ( nang)

Tidak ada komentar