Breaking News

BPN /ATR Purworejo, Tertinggi Realisasi Sertifikat Tanah Tingkat Nasional


PURWOREJO ( KORANPURWOREJO)
Penyerahan sertifikat masal oleh Presiden RI Ir.Joko Widodo di Kabupaten Purworejo akhir Agustus lalu ( 29/8), rupanya memberi kebahagian tersendiri bagi warga Purworejo.
Pada saat penyerahan sertifikat massal tersebut, presiden menjelaskan pentingnya memiliki sertifikat bagi masyarakat pemilik tanah.


"Jangan sampai masalah tanah selalu diributkan antar keluarga, sntar tetangga gara gara batas dan status tanah. Pemetintah mengambil kebijakan untuk  untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk melakukan pensertifikatan tanah melalui  pendaftaran tanah sistimatis lengkap (PTSL) ", tandas Presiden Joko Widodo.
I
Diperoleh data dari BPN Purworejo, Sawitri Irianto. SH. MH, khusus untuk Kabupaten Purworejo kurang lebih terdapat 1.004.641 bidang tanah, dan yang telah terdaftar mencakup 36.860 bidang  ( atau 36.32 % ). Sedang yang masih dalam proses sosialisasi ada 639.781 ( 63.68 %). Sedang target yang harus dicapai sebanyak 60.000 bidang.

 Sampai bulan Agustus th 2019, telah menerbitkan sebanyak 13.781 sertitikat. Menurut data di tingkat nasional, BPN Purworejo menempati tertinggi tingkat nasional.
Ditargetkan sampai tahun 2025 seluruh tanah di kabupaten Purworejo harus sudah terdaftar semua.




Ditambahkan oleh Kepala BPN / ATR Kabupsten Purworejo Sawitri Irianto.SH,MH, Bahwa yang dicapai kinerja instansinya diakui berkat kerjasama / sinergitas seluruh jajaran dalam rangka mensukseskan progran PTSL dari pemerintah. Sehingga ketika diberi kepercayaan oleh pemerintah, kami akan melaksanakan sebaik dan semaksimal mungkin. Agar program pemerintah perihal PTSL tepat pada waktunya.

"Yang jelas, saya beserta jajaran BPN /ATR di Purworejo, tidak mengenal waktu kosong. Bahkan hari libur pun kita tempuh untuk menyelesaikan tugas guna mencapai target program", tandasnya.

Sementara dijelaskan , data se Propinsi Jawa Tengah  kurang lebih terdapat 21.782.201 bidang. Sedang yang telah terdaftar sebanyak  12.587 745 bidang ( 57.78%). Sedang yang belum terdaftar sekitar  9.194.456 ( 42,21%).

Untuk tahun 2019 Propinsi Jawa Tengah telah menyelesaikan melebihi targetnya,dari 1.245.700 menjadikan 1.598.872 bidang.( By -Nang)







Tidak ada komentar