Breaking News

Penggemukan, Bagi Hasil, 5000 Kandang Kambing Bakal Dibangun di Purworejo.


Doktor Kompol. Reban Mirmorejo di kerubuti wartawan


GEBANG ( KORANPURWOREJO ) - Pembangunam Pusat Koperasi UMKM Indonesia Cabang Purworejo di Desa Gebang Kecamatan Gebang Purworejo ,
Hari ini Jum,at  (2/8/2019) dimulai akan dibangun.
Koperasi yang berkantor pusat di Jakarta, membuka Cabang di Gebang Purworejo ini, akan jadi Kantor , dan menghadirkan para calon plasma.


 Didampingi Kyai Merah Mamat Kedungsari, Kapolsek Gebang Akp. Suhardi bersama Kades Gebang. Doktor .Reban Mirmorejo, Msi memotong tumpeng, sebagai tanda dimulainya pembangunan kandang, sebagai tempat penggemukan.

Doktor .Reban Mirmorejo, Msi , selaku pembina, mengatakan, jika di Purworejo diyakini memiliki desa paling miskin.
Maka UMKM indonesia inilah yang akan menjawab.

Kami Membuka Cabang di Purworejo. Ingin membantu masyarakat dengan program penggemukan  ternak kambing yang bisa dipanen  Triwulanan, ungkap Doktor.Reban Mirmareja selaku pembina.


Kepada Koran Purworejo Doktor Reban usai meresmikan cabang di Gebang menjelaskan.
Program penggemukan kambing jenis domba ini. Pihaknya  bekerjasama dengan para ahlinya , dari UGM. Bakal diprogram dengan sistem peternakan modern. Dalam perawatan kesehatannya, juga teknik pelaksana konsumsinya. Kambing kambing akan di beri makan palet.

Didekat lokasi pembangunan yang akan dibangun tersebut, juga akan dibangun pabrik palet. Yang akan menyedot tenaga kerja dari masyarakat lokal.

Dalam program ini, dalam tri wulan, kambing sudah bisa di panen. Tidak perlu menunggu lama.
Logikanya petani ternak, tidak perlu menunggu lama. Karena setiap tiga bulan sudah bisa menikmati hasil.
Dengan cara bagi hasil.


Sementara satu kandang memegang 12 × 3 meter, berisi 30 kambing domba. Biaya pembuatan kandang gratis dari UMKM Indonesia. Di Gebang akan dibangun sekitar 130 kandang, sebagi percontohan awal. Kelak satu Kabupaten akan dibangun 5000 kandang. Masing-masing berisi 30 kambing. Bakal menghabiskan dana Koperasi UMKM sebesar Rp 1,5 Triliyun.

UMKM Indonesia dengan program tersebut. Akan menjadikan Purworejo sebagai penghasil sumber protein hewani bagi kota yang membutuhkannya. Sangat mungkin kelak bisa ekspor.
 Hewan kambing jenis domba pun akan di asuransikan. Kalau mati akan diganti.
Sedang Sistem panen akan diatur siklusnya.

Sebagai jenis  koperasi kerjasama, kanangnya adalah jenis  rakitan. Plasma tinggal menyediakan tanah kosong. Kemudian baja rakitan bisa dipasang dengan cepat.



"Ini jawaban, jika di purworejo punya desa miskin terbanyak. Ya ini jawabnya" Tandas Doktor Reban.

Dijelaskan, dana Ini swasta murni. Kami berinisiatip yang belum diambil pemerintah. Lain dengan dana pemerintah seperti gapoktan yang sering lemah dalam menegemen, ada yang sekarang tinggal kandang.
Kami nanti akan mengatur suka manegemen Grab ojek online, sebsgaimana sistem star up.

Di lokasi Gebang ini akan dibangun 130 an rakitan. Yang bisa dipasang cepat. Mencukupi ketahanan pangan khusus daging.

Disini akan jadi pusat pengamatan segera sebagai pusat pelatihan bagi plasma yang akan jadi mitra Umkm indonesia.


Kades Gebang Januwanto, menyambut program yang berpihak pada rakyat. Sementara pihaknya siap mencabut tanah lagi untuk dibuka anggota plasma baru.

"Program ini bagus, rakyat hanya menyediakan lahan kosong. Kandang dibikinkan, palet pakannya. Hewannya diasuransikan. 3 bulan sekali dipanen untuk hasil. Ya jelas bnyak yang mau, pungkas Kafed Gebang. (Nang).


1 komentar:

  1. Sangat tertarik di luar purworejo boleh ga mau gabung jadi mitra

    BalasHapus