Breaking News

Jarah Kayu Sonokeling Perhutani,Terancam 5 Tahun Penjara.



PURWOREJO, ( KORANPURWOREJO) -- –Diduga melakukan tindak pidana penebangan pohon dalam kawasan hutan milik Perhutani tanpa memiliki ijin. Tiga orang warga masing masing , Suwaldiyono alias Oga, warga Desa Wonosri Kecamatan Ngombol, Purwanto dan Giran Ghani, warga Desa Munggangsari Kecamatan Grabag,  diamankan polisi.

 Setelah mendapat laporan dari Perhutani. Mereka kedapatan menebang pohon di kawasan hutan milik perum Perhutani di Desa Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi, tanpa memiliki ijin yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang, pada minggu (21/7/2019).

Ketiga pelaku penebangpohon milik Perhutani dilakukan pada hari Minggu ( 21/7/2019?). Ketigany terancam hukuman penjara 5  tahun penjara.

Aksi mereka diketahui oleh petugas Perhutani saat melakukan pengontrolan kawasan hutan yang masih dalam tanggung jawab pengawasannya.


Dalam jumpa Pers, Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan, di Mapolres Purworejo, Kamis (1/8/2019).

Menjelaskan, “petugas Perhutani menjumpai adanya penebangan pohon milik Perhutani berupa pohon sonokeling. Terdapat sekitar 5 orang di lokasi penebangan itu dan mereka menggunakan sarana gergaji mesin dan tali tambang yang digunakan untuk menarik pohon yang akan ditebang dan satu truk yang siap mengangkut kayu. Lalu difoto oleh petugas perhutani. ungkapnya.

“Berbekal foto itulah petugas Polres akhirnya berakhir menangkap tiga pelaku, lalu mereka dibawa ke Polres Purworejo guna dilakukan pemerikaaan,” ujarnya.

Petugas berhasil mendapati barang bukti berupa 1 set gergaji mesin, seutas tali tambang dengan panjang 21 meter, satu unit truk dan 11 batang kayu sonokeling.

 Ketiganya dikenakan ancaman pasal 82 ayat 1 huruf b, UU RI no 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Kini ketiganya masih mendekam ri Sel tahansn Polres, untuk menjalani proses hukum. (MNg)

Tidak ada komentar