Breaking News

Ayah Bejad Cabuli Anak Tiri Dibawah Umur



KUTOARJO  ( KORANPURWOREJO )-- AYAH TIRI  berinisial  SRJ  (33 th)  warga  Desa Tursino  ,  Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, ini. Kini harus tetunduk lesu tak berdaya di hadapan Polisi. Pasalnya ia tak bisa mengelak,  cukup bukti , bahkan telah mengakui segala perbuatannya, mencabuli  FR ( 13 th)  anak tirinya sendiri.

Kini SRJ (33 th) ayah bejad asal Tursino ini statusnya telah jadi tersangka, dan harus mendekam di Sel Polsek Kutoarjo, untuk menjalani proses hukum.



Dijelaskan oleh AKP Markotip, SH Kapolsek Kutoarjo, didampingi Ka Humas Polres Iptu Komariyah,  Jum,at ( 19/7) saat jumpa Pers di Mapolsek Kutoarjo.

 "  Tersangka SRJ  semula adalah perjaka, yang menikah dengan janda  beranak satu.  Setelah menikah ia dikaruniai anak satu lagi. Dua bulan lalu sang istri kerja di Jakarta.  Lalu SRJ tinggal di rumah dengan dua anak. ( Satu anak tiri, satunya anak kandung ).

"Karena merasa dirundung kesepian , maka SRJ mengakui telah 3 kali melakukan pencabulan sexual terhadap anak tirinya inisial FR  (13 -th) pada tengah malam,  yang tinggal satu rumah di Tursino.


Ditambahkan oleh AKP Markotip SH. Kasus ini terjadi beberapa bulan, yang lalu. Karena korban merasa tertekan dan terganggu psykhologisnya merasa tidak tenang, akhirnya didampingi seorang pelapor, melaporkannya ke Mapolsek Kutoarjo.
Srj selaku tetlapor dapat ditangkap  10 juli 2019.

Setelah diperkuat hasil fisum, keterangan 3 0rang saksi masing masing Titi, Rizal dan Fahirah. Serta 3 baju korban FR , sebagai barang bukti. Serta didukung pengakuan SRJ sendiri.

SRJ  terancam  jerat hukum Pasal 82 Jo 76E UURI Nomor 35 th 2014. Tentang perubahan atas  UURI nomor 23 tahun 2002. Tentang perlindungan anak. Paling singkat diancam 5 th penjara, maksimal 15 th .

Dihadapan Polisi SRJ mengaku sangat menyesali perbuatannya. Sembari terbata bata SRJ, mengaku bahwa dirinya kilaf. Karena kesepian  2 bulan ditinggal istrinya kerja di Jakarta (Mng)








Tidak ada komentar