Breaking News

Sholat Idul Fitri di Masjid Pituruh, Diwarnai oleh Wajah pemudik.


PITURUH ( KORANPURWOREJO) -- SHOLAT Idhul Fitri 1440 H. Di masjid besar Pituruh Purworejo , diikuti ribuan umat. Hingga luber ke halaman madjid juga sampai  area pasar bahkan jalan raya. 
Masjid Al Irsyad Pituruh, kini semakin indah dan memiliki menara setinggi 17 meter. Sebagai simbol harga diri religiusitas warga Pituruh. Para jemaah sholat Ied yang jimlahnya ribuan, diwarnai oleh wajah pemudik dari rantau.


Diumumkan oleh Humas Takmir Masjid , Haji Sugito. Bahwa untuk pembangunan madjid, pada tahun 2018 /2019 pihaknya telah menghabiskan dana rehab sebesar Rp  224 juta . Dana tersebut dari infak Jum'at dan idul fitri serta idul adha tahun lalu.

Pengeluaran operasional takmir Rp  76 juta. Untuk pembelian properti  Sajadah .AC Sound sistem. Termasuk anggaran tukang untuk rehab 66 juta.  Serta Kanopi 200 meter Rp. 56 juta pada bulan lalu.

Usai sholat Ied, menara masjid Pituruh jadi ajang Selfi pengunjung.

 Kini Masjid Al Irsyad juga mendapat bantuan mobil jenasah  ( Ambulace dari CCP).
 Pada idhul fitri tahun 2019 takmir masjid membagikan Zakat fitrah sebanyak 183 paket, bagi yang tepat disantuni dan membutuhkan. 

Sholat Ied yang dengan  Imam Kyai Mahmudin dimulai pukul 07.00 pagi. Dengan Khotib Kyai H.Noercahyono.
Dalam khotbahnya, dikatakan, bahwa   Idhul fitri selalu ditandai gegap gempita suara takbir.

Selanjutnya ditandai saling silaturahmi. Sebagai tanda menyambut kemenangan. Kemenangan yang dimaksud adalah menahan diri dari nafsu material.

Juga menahan dari yang haram haram. Oleh Kyai Noer, Ramadhan dianggap sebagai wahana untuk menata diri.  Melewati momen penting satu bulan penuh.
 Untuk memperoleh jatidiri sebagai manusia tagwa akal dan Imannya.

"Tagwa adalah tingkat iman dari derajat ma nusia yang paling tinggi. Puasa  Bukan hanya menahan lapar. Tetapi  juga menahan Syahwat, tidak bohong , tidak  riyak dan tidak menyakiti. 

Puasa sudah dilewati. Apa tanda kita memperoleh kemenangan tersebut ?  Yaitu , semakin tinggi tagwa kita, makin. berkwalitas hidup kita.
Ciri -cirinya , diantaranya , 1. Menafkahkan hartanya pada orang yang perlu ditolong. Gemar sedekah, berjiwa sosial, rela berkorban, peduli pada yang lemah. bermanfaat utk org lain. Suka berzakat ftrah. Juga  mampu menahan marah. 3  Memaafkan kesalahan orang lain dan pengampunan. Hidupnya dilakukan dalam penuh penghayatan.

Dari pantauan Kora Purworejo, Sholat Ied diikuti jemaah dengan khidmat , sebagian adalah warga perantau yang lagi mudik. Sholat berakhir pukul  07.10 WIB ditutup dengan takbir serta doa bagi umat islam supaya tidak terbelah belah. Dan tetap bersatu. ( Nang).

Tidak ada komentar