Breaking News

Penerimaan Calon Siswa SMPN, Sistim Zona, Para Orang Tua Rela Tidur Di Pintu Gerbang Sekolah




PURWOREJO ( KORANPURWOREJO) – SETIAP 
musim penerimaan peserta didik baru (siswa baru ) khususnya untuk jenjang SMP, selalu memnbawa fenomena tersendiri. Karena hampir setiap tahun, selalu berubah ubah teknisnya. 

Diperoleh selebaran dari Dinas Pendidikan semacam keterangan prosedur penerimaan siswa baru untuk SMPN. Selain disebutkan persyaratan yang harus dipenuhi,  juga disebutkan tatacara mendaftar. Selain itu pada Poin III disebutkan Penentuan Zona dan Jalur.

Zona Utama; Yaitu bagi calon siswa yang desanya dekat dengan lokasi sekolah diberi kuota 20 %.
Zona 1, beberapa  Wilayah Kecamatan yang dekat dengan sekolahan mendapat kuota sedikitnya 50 %.

Zona 2, wilayah kecamatan diluar zona 1 mendapat jatah  kuotanya 5 %.
Zona 3, pendaftar dari luar kabupaten Purworejo mendapat kuota 5 %.  Untuk Jalur Prestasi berjenjang dari kecamatan dan kabupaten maupun propinsi, mendapat kuota 5 %. Yang terakhir jalur pindahan diberi kuota 5 %.

 Tak pelak , mulai minggu malam puluhan orang tua, banyak yang memperjuangkan anaknya untuk bisa masuk di sekolah favorit.
Sebagaimana yang terjadi di SMP Negeri 2 Purworejo . 
Para orang tua rela mengantre dan bahkan  tidak  pulang ,  menginap di depan SMP Negeri 2 Purworejo hingga sejak Minggu malam hingga Senin pagi (17/06/2019) saat pendaftaran siswa SMP baru atau PPDB SMP N 2 Purworejo dibuka.
Informasi yang dihimpun KoranPurworejo,
Puluhan orang tua dari 45 calon siswa SMPN 2 Purworejo  tidak akan pergi meninggalkan SMPN 2 Purworejo demi memdapatkan urutan 45 pertama dalam PPDB  yang dibuka  Senin pagi (17/06/2019). 

Bahkan sebagian dari mereka  menginap di atas trotoar dengan membawa tikar, sarung dan jaket tebal serta bekal makanan. 
Uniknya , mereka bahkan sepakat membuat daftar urut antrean sendiri,sesuai kedatangan para orang tua.

 Bowo Santoso, warga Plasosan RT 1 RW 16 yang mendaftarkan anaknya ke SMPN 2 Purworejo.
 Mengaku  bertahan di lokasi tersebut hingga pukul 08.00 WIB saat pendfataran resmi dibuka. 

Sesuai kesepakatan para orang tua, mereka tidak boleh meninggalkan lokasi depan sekolah. Yang pergi atau meninggalkan lokasi, namanya akan dicoret dari daftar dan boleh digantikan orang lain.

Prastowo, salah seorang guru SMPN 2 Purworejo yang berada di lokasi menjelaskan bahwa ada aturan baru terkait PPDB SMP tahun ini yaitu aturan Zona Utama. SMPN 2 Purworejo tahun ini membuka pendaftaran untuk 225 siswa, 45 diantaranya merupakan zona utama.
“Zona utama memang mulai tahun ini. Jadi antrean itu sebanyak 45 pasti akan diterima. Jadi nem-nya tidak dilihat, yang dilihat KK-nya. Asal penduduk 3 kelurahan ini ya pasti diterima” ungkat Prastowo.

Sementara itu, di Pituruh Calon siswa SMPN 20, Abbas Setiawan lulusan SDN Pituruh, yang mengantongi Nilai Nem 25,5 , harus mencabut pendaftarannya di SMPN 20. Karena ia ikut neneknya di Bantengan Pituruh, sedang KK orang tuanya berdomisile di Senepo. Kemudian ia cepat cepat mendaftar di SMPN 5 Kutoarjo, berharap masuk melalui zona utama.

Dari hasil pantauan, beberapa orang tua yang datang terlambat mengaku kecewa karena mereka tidak mendapat nomor antrean.
“Baru tahu, tadi barusan dapat informasi tapi telat. Banyak orang tua yang mengaku pusing. Pafahal harapannya juga masuk lewat jalur Zona utama. ( MNg)

Tidak ada komentar