Breaking News

SUPRIYADI Dimakamkan Malam Hari. Ambulance CPP, Atasi Situasi Darurat Perantau



PITURUH ( KORANPURWOREJO) --ORGANISASI  Cah Perantauan Purworejo ( CPP ) wilayah keluarga CPP Pituruh di Jabodetabek  selalu dan terus  berbuat  kebaikan bagi warganya. Setidaknya CPP bukan sekedar menjadi wadah kumpul kumpul semata.

CPP telah menunjukkan sebagai organisasi yang memiliki fungsi sosial bagi warga Purworejo di perantauan. Sebagaimana program program sosial yang telah dijalankan.  Bahkan CPP di Jabodetabek juga telah memiliki mobil Ambulance.



Dikatakan Yendi ( 45 th)  sang driver Ambulance.  Mobil ambulance CPP tersebut, setaunya sengaja diadakan, guna meringankan keluarga CPP, yang sedang mengalami musibah kematian dirantau. Yang biasanya dibawa pulang ke kampung halamannya Purworejo.

 "Siapapun warga Purworejo, yang memerlukan sast terjadi musibah kematian di rantau, akan dilayani, imbuh Yandi.

Sebagaimana terjadi sast wafatnya Supriyadi ( 49th) jum,at  (7/5) warga Dukuh Bantengan, Desa Pituruh, Kecamatan Pituruh Purworejo. 
CPP telah berbuat, sedikit meringankan beban kluarga Almarhum Supriyadi. Yang meninggal di RSUD Tangerang, untuk dibawa di kampung halamannya di Dukuh Bantengan Pituruh. Jum,at ( 17/5/2019 ).


Kakak almarhum Supriyadi, Supriyono menjelaskan, adiknya meninggal karens penyakit komplikasi ginjal di Tangerang Jum,at pagi (17/5). Kemudian mendapat bantuan ambulance dari CPP. Jenasah tiba di rumah duka menjelang malam. Dan dimakamkam malam hari pukul 22.30 wib. Di Gunung Sikambang. 

"Atas nama keluarga, saya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar CPP. Atas bantuan 2 Unit Ambulance yang telah mengantar jenazah adik saya dari Tangerang menuju rumah Bantengan Pituruh.

Pemakaman malam hari, yang jarang dilakukan di Pituruh tersebut, banyak menyefot perhatian pata pelayat.

Dikatakan Gunadi Suprapto,  Saat mudanya, Supriyadi yang tinggal bersama istrinya Jumiati dan 2 anaknya,  di Pasir Gadung Cikupa Tangerang,  dikenal sebagai orang yang luas gaulnya, dan tidak sombong.

" Maka tidak heran jika pemakaman di malam hari pun, handai tolan luar biasa yang hadir, melepas kepergian almathum. Imbuh Gunadi.

Sementara Purwadi Putra, salah seorang aktifis CPP Pituruh yang berada di Jakarta, sast dihubungi Koran ini, melalui telephon cellulernya , mengatakan , " Kluarga besar CPP turut berduka, atas meninggalnya Mas Supriyadi. CPP hanya bisa membantu dengan pemulangan jenazah dengan Ambulan yang telah dimiliki CPP. Warga petantau, siapapun yang membutuhkan, apalagi dalam situasi darurat, CPP pasti tidak tinggal diam.
Semoga kedepan CPP, bisa lebih betbuat yang terbaik untuk warga perantauan di Jabodetabek.  Pungkasnya. ( S.Tirta).










Tidak ada komentar