Breaking News

Peduli Sungai Tirta Jaya, Diferivikasi Dinas Lingkungan Hidup & Pemerhati Lingkungan


PITURUH ( KORANPURWOREJO) --Komunitas  Peduli Sungai (KPS) Tirtajaya-Jayatirta Purworejo, yang bermarkas di Jln.  Pituruh -Klepu KM-01 Pituruh. Senin ( 29/4/2019) mendapat kunjungan dari pejabad Dinas Lingkungan Hidup Kab Purworejo di pimpin Nenny Isnugrahaeny P.S Hut,  juga disertai dari Dinas Perhutani  Sunarto Subur, serta Pemerhati Lingkungan Ir Sayogo Yulianto,MM, dan  Welas Jumadi ( LH ) Alfi,SE ( LH ).



Kedatangan dari Elemen Lingkungan Hidup tersebut diantar Kades Pituruh Akhmad Anwar. Bisa bertemu langsung dengan para aktifis (  Drs. Sumanang Tirtasujana, mBah Goenadi Suprapto, Yogi Setyawan ).

 Perlu diketahui para pembaca, Kps Tirta Jaya yang berada di Pituruh ini, dibentuk oleh BBWS Probolo. Pada tahun 2016 Pernah dinobatkan sebagai  Juara 3 Penggerak Lingkungan hidup Peduli Sungai ,Se Jateng.

Dihadapan para aktifis, Nenny Isnugrahaeny P, S.Hut, menjelaskan, bahwa selama ini pihaknya mengetahui adanya Kommunitas Peduli Sungai Tirta Jaya di Pituruh, atas informasi dari rekan sejawat.

"Kami datang ke Tirta Jaya Pituruh, pertama silaturakhmi, sekaligus menyambut baik atas gerakan kesadaran cinta sungai yang dilakukan Kps Tirta Jaya . Selain itu juga dalam rangka monitoring kegiatan, identigikasi serta verifikas
i" ungkap Nenny.

Setelah mendapat penjelasan dari Mbah Gunadi Suprapto dan Sumanang, bahwa Kps Tirtajaya berdiri bukan sebagai tenaga pembersih sungai, namun sebagai penggerak kesadaran cinta sungai. Supaya masyarakat sadar tidak buang sampah di sungai. Tidak menanami tanggul sungai. Maka para tamu menjadi paham.



Dari keterangan tersebut, Ir Sayogo selaku pengamat lingkungan, beliau sangat respek. Menurutnya, ada 3 kriteria untuk berbhakti pada lingkungan hidup ;1 Menjadi pelaku, 2 Menjadi Penggerak Kesadaran, 3 Menjadi Pemerhati lingkungan. "Ketiga posisi tersebut sama pentingnya, dan jika dinilai pun, bisa terukur  ", Tandas Ir. Sayogo.

Sementara Sumanang Tirtasujana, yang selama ini telah terlibat secara nasional dalam kegiatan nadional Presidium Peduli Sungai. Selalu terlibat  diundang mengikuti Konggres Sungai Indonesia ( di Malang,  Banjarmasin dan Jakarta ) , mengatakan.

" Kps Tirta Jaya di Pituruh ini, berdiri karena dilatarbelakangi keprihatinan, sering banjir. Tidak tertibnya masyarakat yang sering membuang sampah di Sungai. Tujuan kami sederhana,  hanya ingin memberi kesadaran saja", tandas Sumanang.

Pemuda Pituruh Menggugah Kesadaran
Untuk mencitai sungai yang bersih.
Setelah mendalami dan mencermati sepak terjang, juga data aktifitas Kps Tirta Jaya,  Nenny Isnugrahaeny P,S.Hut, mengatakan. "Saya berharap Kps Tirta Jaya kelak bisa saya ajukan dengan komunitas yang lain,  untuk mendapat penghargaan dari Pemerintah ".

Kades Pituruh, Akhmad Anwar ,sangat mendorong dan antusias. "Kami atas nama pemerintah desa sangat menyambut dan sangat mendorong. Karena komunitas ini membawa nama baik daerah. Serta memberikan  ajakan kebaikan", ungkap Kades Anwar.


Gunadi Suprapto dengan Pemerhati Lingkungan hidup,Ir Sayogo, MM.

Diakhir kunjungannya, para tamu dari lingkungan hidup di pandu Mbah Gunadi Suprapto dan Yogi Setyawan, mengunjungi anakan Sungai Wawar. Melihat langsung area yang sering dijadikan objek sasaran gerakan para aktifis Sungai.

 Lokasi tersebut sering jadi objek laporan kepada Dinas yang menaungi urusan sungai. Utamanya saat saat banjir. Karena Kps Tirta Jaya diberikan kewenangan memberikan pengamatan serta untuk melaporkan hal hal yang sifatnya darurat.  ( MN).




Tidak ada komentar