Breaking News

Dua Sahabat Bisu Tuli, Jadi Pelaku Jambret , Tertangkap Polisi.


Dua sahabat bisu tuli ini sempat kompak berulah melakukan kejahatan. Bahkan diakui tidak hanya sekali melakukan kejahatan yang sama. Awalnya Polisi tidak menyangka jika pelaku  kejahatan adalah penderita tuna rungu. Dari laporan korbannya, keduanya melakukan dengan menggunakan  ciri motor, helem dan jaket yang mudah dipahami korbannya.

Akhirnya kedua Pelaku penjambretan dapat dibekuk oleh  Unit Reskrim Kepolisian Polres Purworejo.  Kala itu keduanya diburu Polisi setelah menjambret tas milik mahasiswa  putri Universitas Muhamdiyah , bernama  Novita Dari (20 th). Senin tanggal 25 Maret 2019 sekitar Pukul 21. 30 Wib, di depan kantor kelurahan Baledono Purworejo kota.

Dalam jumpa pers, Kapolres Purworejo AKBP. Indra K Mangunsong, SH,SIK, MM, melalui Kapolsek kota Purworejo AKP Markotip. SH, yang didampingi Kasubag Humas Polres Purworejo Siti Komariyah, SH menjelaskan.
Kejadian berawal ketika korban bersama kedua temannya menaiki sepeda kayuh dari masdjid Universitas Muhamadiyah menuju ke Pondok Pesantren Mahasiswa ( PPM) Al Chudhlori Baledono RT O1 /Rw 06 Baledono.

Sesampai di depan kelurahan Baledono, tiba tiba ia dipeped sepeda motor oleh dua orang, dan langsung  dengan sigapnya mengambil  tas yang ada di keranjang sepedanya. Kedua pelaku menggunakan sepeda motor metik warna merah, jaket warna gelap, helem hijau.
Dengan ciri ciri khusus di bagian badan motor juga helemnya.

Setelah melakukan aksinya mengambil tas di keranjang sepeda, yang berisi 1 buah HP merek  OPPO Type A33W warna putih, dan uang Rp 900.000,- serta barang pribadi milik korban, pelaku langsung kabur tancap gas.

Korban yang terhenyak, katena kejadian begitu singkat, hanya menjerit minta tolong "Jambreeet...! Jambreet...! untuk beberapa kali, namun jambret dengan sigapnya melaju jauh.

Malam itu korban didampingi temannya, melapor ke Polsek Kota Purworejo. Atas laporan tersebut, serta mengantongi ciri khusunya, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan dengan ciri ciri khusus tersebut, akhirnya pihak Polsek Purworejo berhasil menangkap pelaku berinisial Spm  (46 th ) di wilayah Borobudur Magelang. Warga Purworejo.

Dari hasil pengembangan, selanjutnya Polisi dapat petunjuk, dan  dapat menangkap  satu lagi ber inisial DN H  warga Purworejo.
Yang paling unik, ternya kedua pelaku yang bersahabat ini, sama sama penderita tnu rungu, bisu tuli.

 Awalnya Polisi merasa kerepotan, namun setelah ada penterjemah, serta  barang bukti yang ditemukan,  korban pun membenarkan keduanya adalah pelakunya. Ia lalu ditetapkan sebagai pelaku ( tersangka).

Dari hasil pengembangan sibisu tuli tersebut mengaku telah tiga kali melakukan kejahatan yang sama. Diantaranya di teteg kereta jalan Ketawang Kutoarjo. Di Winong jalan Ke Kemiri , serta di Kledung Kradenan di wilayah Banyu Urip. (MN).



Tidak ada komentar