Breaking News

Badan Otorita Borobudur , Bakal Jadi Potensi Dahsyat Dunia Wisata Purworejo.



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO ),--Kegiatan    Critical Voice Point ( CVP) yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Purworejo Kamis ( 25/4 ) di Pendopo Bupati Purworejo. 

Acara  yang membedah seputar funsi dan manfaat Badan Otorita Borobudur ( BOB ) bagi Pengembangan Pariwisata tersebut,  menghadirkan Direktur Badan Otorita Borobudur  ( BOB ) dari Yogyakart,  Ir Indah Juanita MM sebagai Pemateri.
BOB yang semula berkantor  berada di kawasan seputar  area Borobudur. Kini  oleh KepMen digeser di wilayah Loano Purworejo, dan disediakan tanah seluas 309 Ha. Bajal jadi potensi dahsyat bagi dunia wisata Purworejo.

Kegiatan Critcal Voice Point ( CVP )  di hadiri Bupati Purworejo,Kapolres Purworejo,Dandim 0708  Purworejo dan Sekda Purworejo serta OPD Kabupaten Purworejo juga para pelaku / tokoh pedesaan yang konsen terhadap pariwisata dan kesenian di Kabupaten Purworejo.




Dalam pemaparannya , Ir Indah Juanita MM menyampaikan bahwa Badan Otorita Borobudur ( BOB ) berpotensi strategis terhadap zona otorita   Badan Otorita Borobudur bagi Kabupaten Purworejo. Dampak positip bagi masyarakat Purworejo akan begitu besar. Khusunya bagi dunia wisata. Apalagi pusat  BOB kini bersds di wilay

 Badan Otorita Borobudur, adalah zona otoritati. Maka perlu dukungan stek holder dan singkronisasi dan kordinasi serta fasilitasi kepariwisataan di lingkungan kawasannya. Dalam hal ini Pemda harus cepat menyesuaikan menata destinasinya. Supaya menfongkrak pariwisata dan pendapatan.



 BOB  dibentuk oleh Pemerintah dengan Perpres, Kemen.  BOB sudah bekerja mulai awal 2018. Berkait dengan tersebut , juga sudah dilaunchingkan b Menkopad dan Menpar.
Oada launching tersebuy dibarengi secara serempak pembukaan beberapa destinasi seperti 1. Luano Glemping 2. Pasar Manoreh,

Dikatakan oleh Ir Juanita, MM 
" Tugas utama kita yaitu di area seluas 309 hektar tanah kehutanan,  saat ini masih dikelola oleh perhutani. Kelak   akan dikelola oleh BOB, daerah nya belum kembang maka akan menjadi otoritas pengembangan.

Karena memang dicari daerah yang belum bekembang maka pemerintah turun untuk menjadikan tempat atau daerah yang berpotensi sehingga menimbulkan multi efek ekonomi pada lingkungan madyarakat.

Jadi lokasi tersebut adalah 10 km dari Borobudur untuk Jawa Tengah, dan wilayah kordinatif secara adminitratif diseluruh wilayah Jawa Tengah dan DIY.
 Zona otorita bersentuhan dengan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Purworejo, Magelang dan Kulonprogo dan seluruh 309 hektar ini ada di Wilayah Kabupaten Purworejo. 

Unik tempatnya karena pintu masuknya ada di Tiga Kabupaten . Dan baru dikembangkan Glemping.  Tempat tidurnya ada di Purworejo dan toiletnya ada di Kulonprogo.,demikian tandas Ir Indah Juanita MM Derektur BOB Yogyakarta. ( Mng)

Tidak ada komentar