Breaking News

55 Kepala Sekolah SD, Bakal Terima Bantuan Dana Rehab DAK Tahun 2019.




PURWOREJO ( KORANPURWOREJO) -- BERTEMPAT di Aula pertemuan Dinas Dikpora Purworejo, Senin pagi  ( 29/4/2019 ), 55 Kepala Sekolah Dasar ( SD ) disertai Ketua Komite sekolah, mendapat sosialisasi Calon Penerima bantuan rehab DAK tahun 2019, yang bakal menghabiskan dana sebesar Rp.1150407500,-

Kepala Dinas Dikpora Purworejo, Sukmo Widi H, Sh MM. Berhalangan membuka acara tersebut, dikarenakan ada acara  bersama Bupati di Pendopo Kabupaten. Acara sosialisasi dipandu Sasmito ,Mpd Kasi Prasarana dan Supriyanto.

Dalam keterangannya, Kepala sekolah dan ketua komite sekolah sengaja diundang khusus, supaya penerima rehab menjadi jelas prosedur. Serta tidak muncul masalah dikemudian hari.




Dikatakan Sasmito, dari 55 Sekolah Dasar yang bakal menerima rehab, rata -rata mengalami rusak sedang hingga rusak berat. Namun ada sebagian yang rusak ringan.

Masih menurut Sasmito, untuk pelaksanaan pengerjaan rehab, dimulai sejak pencairan dana, memakan  limit waktunya  slama 90 hari harus sudah selesai.  Oleh karenanya Kepala sekolah diharap segera membuka rekening di Bank Jateng. Serta segera membentuk panitia P2S ( panitia pelaksana ) bersama komite sekolah. Yang selanjutnya membuat perencanaan ,  RAB, dan jadwal kerja.
" Saya berharap usai lebaran semua sudah langsung mulai pengerjaan ", tandas Sasmito.


Dalam pertemuan sosialisasi tersebut,  juga dijelaskan, SD yang menerima Dana Rahab DAK 2019, tidak dibenarkankan menerima dana lain dari anggaran BanGub atau bantuan pusat dari departemen lain. Karena bisa tumpang tindih, dan bisa menimbulkan kekacauan pertanggungjawaban SPJ.

Dijelaskan oleh Sasmito, pelaksanaan dana rehab DAK th 2019 tersebut, yang bertanggungjawab adalah Kepala Sekolah. 
Sedang tugas komite sekolah, memberikan dukungan, saran dan pertimbangan dari perencanaan hingga hasil akhir.

" Yang tidak kalah penting, pengerjaan rehab ini bersifat Swa Kelola.  Tidak benar jika dipihak ketigakan. Oleh karenanya peran komite sekolah juga bertugas melakukan pengawasan dan transparasi keuangannya.  Imbuh Sasmito.

Acara sosialisasi dana Rehab DAK th 2019, yang juga disertai para pendamping teknis itu, juga dibuka tanya jawab. 
Kepala SD Bringin Kecamatan Bayan, Tuti K, Spd , menanyakan tentang status dan penggunaan barang bekas bongkaran.

"Kami sedang berkordinasi dengan DP2KAD,seyogyanya kalau memang sudah tidak mungkin terpakai ya dilaporkan dengan berita acara, saja. Kalau yang masih bisa dipakai, silahkan dipakai, pungkas Sasmito. (MN).








Tidak ada komentar