Breaking News

HINDARI KEMATIAN , 5 Hari Kerja NonStop, Penyelenggara Pemilu, Diperiksa Kesehatannya.



PITURUH ( KORANPURWOREJO) -- BANYAKNYA Pemberitaan tentang beberapa pesonil penyelenggara Pemilu yang meninggal  akibat kelelahan. Baik dari elemen PPK - KPPS - PPS bahkan  juga dari Kepolisian.  Menjadikan  Muspika Kecamatan Pituruh mendatangkan petugas medis dari Puskesmas Pituruh, Purworejo.

Penghitungan di tingkat Kecamatan Pituruh yang dijadwalkan tanggal 20  hingga 23 April, itu, sudah cukup melelahkan bagi para petugas PPK yang sudah  mulai bekerja sebelum hari pemilihan tgl 17 April 2019.


 Selasa ( 23/04/2019)  UPT Puskesmas Pituruh yang bekerjasama dengan Muspika lakukan pemeriksaan kesehatan kepada anggota PPK yang melaksanakan Rekapitulasi, bertempat di Aula Kecamatan Pituruh.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Dr. Wahyuwono  petugas dari UPT Puskesmas Pituruh, Ia mengatakan,

" untuk petugas yang melaksanakan penghitungan rekapitulasi ini masih dalam kondisi normal sehat, namun untuk mengantisipasi kondisi badan kurang sehat pihak dari Puskesmas Pituruh siap melakukan pemantaun dan perawatan pertama, Ungkapnya.

Dwi Sancoko Saksi dari Parpol PDIP kepada media, mengatakan. "Pemilu kali ini dianggap pemilu yang paling melelahkan. Coko mengaku, dirinya jafi saksi sudah berkali kali sejak tahun 1990 an. Tapi pemilu kali ini, sangat sangat melelahkan" Ungkapnya.


Sangat apresiet ketika pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan cek kesehatan, tekanan darah dan suhu badan. Semua elemen yang melakukan penghitungan hingga rekapitulasi mendapat pemeriksaan. Sebanyak 23 orang, meliputi anggota Polisi, TNI, PPK, Panwascam dan Saksi dari Parpol.

Pememeriksaan Kesehatan di Aula Kecamatan Pituruh.

Wahyu Wardono Ketua PPK mengatakan, " Trimakadih ini merupakan wujud perhatian kepada kami, toleransi atas kesibukan, karena pihak muspika sudah menanyakan kondisi kesehatan dari kami. Dan berterimakasih atas perhatiannya dari Puskesmas Pituruh, ungkapnya.

"Kelelahan yang sangat luar biasa, kita dituntut tidak hanya 1x24 jam, tapi kali ini 5x24 jam. PPK Berharap pada  KPU untuk bisa mempertimbangkan kembali proses pemungutan suara supaya tidak memakan waktu . (MN)

1 komentar:

  1. bos masa, hindari kematian, klo kmatian bisa di hindari saya mau ikut bos

    BalasHapus