Breaking News

Perkumpulan Juang Kencana, Bantu Pemerintah Sukseskan Program KB


PARA PENSIUNAN Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang tergabung dalam Perkumpulan Juang Kencana (PJK), berkomiten untuk terus berperan membantu pemerintah dalam mendukung program keluarga berencana.

Hal itu dikemukakan oleh Supriyadi selaku ketua PJK Kabupaten Purworejo, Rabu (13/3), saat digelar pertemuan rutin di kediaman mantan Asisten Adimintrasi dan Kesra Sekda Purworejo Drs Muh Wuryanto MM, yang sebelumnya juga pernah menjadi bagian dari keluarga besar BKKBN.

Hadir mewakili Pemkab Kabag Humas dan Protokol Setda Bambang Gatot Seno Aji SE MM, pengurus PJK Jawa Tengah dan jajaran penasehat serta pengurus PJK Purworejo.
Dijelankan Supriyadi, pembentukan PJK sendiri dilatar belakangi terjadi los generation ketenagaan yang ahli dibidang KB.

Hadirnya PJK didasari niat tulus untuk mengumpulkan para pensiunan. Para pensiunan diharapkan masih berperan, karena mereka adalah orang yang telah banyak makan asam garam pahit getirnya menjalankan tugas di BKKBN.

Supriyadi yang pensiun dari tugas terakhirnya di BKBPP tahun 2012 ini menerangkan, pada awalnya pensiunan dari BKKBN menghimpun diri dalam sebuah Paguyuban Juang Kencana. Namun pada akhirnya dirubah menjadi Perkumpulan Juang Kencana (PJK).

“Harapannya dengan adanya PJK ini bisa menjadi salah satu ajang silaturahmi pensiunan yang pernah bertugas di BKKBN. Bagi anggota PJK yang masih mampu, juga masih bisa menyalurkan ilmunya khususnya dibidang pembangunan keluarga berencana kepada masyarakat. Paguyuban ini juga bisa dijadikan lumbung ilmu bagi mereka yang masih membutuhkan,” katanya.

Dikatakan Supriyadi, saat ini PJK Purworejo memilik 133 anggota. Pertemuan rutin diadakan setiap 3 bulan sekali. Diharapkan kedepan PJK dapat lebih banyak lagi membantu khususnya dalam mensukseskan program keluarga berencana.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Bambang Gatot Seno Aji pada kesempatan itu berharap, pensiunan keluarga besar BKKBN masih berkenan melanjutkan pengabdian meskipun sudah tidak lagi menjadi PNS. Karena dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki selama ini, tentu masih banyak pemikiran dan tenaga yang bisa disumbangkan kepada masyarakat, bangsa dan negara. 

“Kami juga senantiasa mengharapkan kritik yang membangun. Ingatkan kami apabila melakukan tindakan yang tidak semestinya atau menyimpang dari aturan yang ada. Sehingga kami akan bisa terus berada di jalan yang lurus, jalan yang diridloi Tuhan,” kata Gatot. ( GSA/ M.Tirta).

Tidak ada komentar