Breaking News

Kyai Berpengaruh Datangi Dewan, Mendesak Pemkab, Untuk Menindak Karaoke Ilegal ..


SENIN ( 11/3 /2019) Rombongan para kyai berpengaruh , yang dipimpin langsung  oleh KH Thoifur Mawardi Mawardi Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Kedungsari, Kecamatan Purworejo . Kehadirannya, diterima lansung oleh Ketua DPRD  Ir.Luhur Pambudi MM, serta  didampingi Wakil Ketua Kelik Susilo Ardani, anggota Ngadianto serta Sutarno di Ruang Alat Kelengkapan DPRD II.

Kehadiran rombongan para Kyai berpengaruh ini. Berkait dengan maraknya karaoke ilegal di Kabupaten Purworejo yang hingga kini masih terus berpolemik. 

Rombongan  kyai dari berbagai pondok pesantren di Purworejo tersebut, mendesak  DPRD ( legislatif )  agar Pemkab lebih tegas menindak karaoke ilegal yang masih nekat beroperasi.

Menurut Kyai Toifur pemkab diminta melaksanakan Perda secara sungguh sungguh.
 "  Perda yang ada sekarang ini , secara teknid sudah jelas.  Yang diperlukan adalah duduk bersama antara eksekutif dan legislatif. Dan Pemkab kita minta benar-benar melaksanakan Perda yang sudah ada," kata Kyai Toifor 

Pengasuh Ponpes Nuril Anwar Maron KH Hakim Hamid ( Gus Hakim ) meminta agar ada pertemuan antara Pemkab dan DPRD terkait penanganan usaha karaoke. Bahkan dirinya meminta dalam pertemuan itu disajikan pakta yang ditandatangani bersama.

Menanggapi usulan dari tokoh masyarakat dan Pemkab tersebut, Ketua DPRD Luhur mengaku jika pihaknya akan memanggil beberapa pihak yang terkait dengan karaoke tersebut. Pihaknya memang mendorong agar Perda dilaksanakan secara tegas .

Agung Wibowo,AP Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo , yang turut hadir memberikan penjelasan jika perda yang ada tidak secara khusus mengatur tentang usaha karaoke.

"Dalam Perda No 7 Tahun 2017 tidak secara khusus membahas tentang karaoke. Memang ada beberapa pasal yang menyebutkan tentag hiburan malam atau pijat. Dan ini membuka ruang untuk dilakukan revisi Perda," tandas Agung.

Sementara Ketua DPRD Ir Luhur pambudi, setelah usai audiensi dengan beladan  kyai, ingin menindak lanjuti dengan rapat fraksi. "Kami akan panggil pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ungkap Luhur.( MN) 

Tidak ada komentar