Breaking News

Jambret Nekat, Berebut Senpi, Tewas Akibat Ulah Sendiri.


PURWOREJO ( KORANPURWOREJO) --
Pelaku penjambretan bernama Syarifudin ,laki laki,Umur 22 tahun,warga  Dusun Gondoriyo Rt 01 Rw 03 Desa Winong Lor Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo,  tergolong nekat. Meski sudah ditembak Polisi, ia masih melawan dan ingin merebut  senjata aparat. Bahkan kabur membawa motor aparat. Lalu  oleng dan  terjatuh sendiri.

Informasi yang berhasil dihimpun KoranPurworejo, dari Kapolsek Kutoarjo, AKP. Suwito.                     
Kronologinya, Minggu (10 Maret 2019)  kurang lebih pukul 07.30 WIB pada saat pelapor( Ardi Aryanto 46 th)  dan korban Bayu  Widianti ( 51)  sedang berjalan di Jalan Tanjunganom tepatnya didepan hotel Puri Mandiri Kutoarjo . Korban yang sedang menggunakan handphone merek Samsung tipe galaxy J2 warna hitam.

 Tiba tiba dari arah utara datang terlapor ( Syarifudin ) dengan menggunakan sepeda motor matic warna biru langsung merampas handphone korban hingga terjadi tarik menarik .

 Lalu Syarifudin  memukul korban hingga terjatuh dan handphone diambil oleh Syarifudin.  Setelah berhasil merampas terus  pergi kearah selatan menuju Jl. P. Diponegoro dan dikejar oleh  Ardi Aryanto ( 46 th)  sampai ke depan warung mbok Susah.

 Namun pelaku tidak terkejar dan melarikan diri kearah Purworejo. Mengetahui kejadian tersebut anggota Polri yang berpakaian preman ikut mengejar pelaku dan sesampainya di sebelah barat swalayan Laris Kec. Bayan, karena tergesa dan situasi jalan agak ramai , pelaku terjatuh.

 Mengetahui pelaku terjatuh,  saksi anggota Polri segera berusaha mengamankan namun pelaku melawan brutal, sehingga anggota polri mundur untuk beberapa langkah, sambil melakukan tembakan peringatan.

 Namun pelaku tetap berusaha melawan sehingga dilakukan penembakan di bagian paha kanan. Setelah terkena tembakan, pelaku masih melakukan perlawanan, yang kian nekat. Bahkan  berusaha merebut senpi anggota Polri namun tidak berhasil lalu merebut sepeda motor milik anggota Polri , yang kebetulan kuncinya masih di motor. dan melarikan diri menuju ke arah timur.

Sesampai di depan Kantor Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo karena tergesa, situasi jalan bergelombang , kurang menguntungkan, pelaku terjatuh lagi terkapar,  kecelakaan tunggal.  Lalu ditolong oleh beberapa masyarakat.

Selanjutnya pelaku dibawa ke rumah sakit Palang Biru Kutoarjo.  Namun setelah mendapat perawatan intensif dirumah sakit Palang Biru Kutoarjo terlapor ( pelaku )  yang tak sadarkan diri , akhirnya Meninggal dunia.

Sebelum diserahkan kepada keluarganya, pihak aparat memfisum jenasah pelaku di Rumah Sakit Tjitrowardoyo Purworejo.

Akibat kejadian tersebut diatas , korban Bayu Widianti, mengalami kerugian sebesar Rp 1.250.000.- ( satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Saksi mata, Han Yulianto Guno Atmojo,  warga Terban Kutoarjo, membenarkan kejadian tersebut.  " Safrudin sungguh super nekat. Diduga bingung apa yang harus diperbuat. 

 Barang bukti  yang diamankan di Polsek Kutoarjo. 
- 1 (satu) buah handphone merek Samsung tipe galaxy j2 prime warna hitam
- 1 (satu) unit sepeda motor merek honda beat warna biru nopol AA 3958 UC.
- 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha mio warna merah Nopol AA 5741 SV . ( MN).

Tidak ada komentar