Breaking News

Bawa Kabur Gadis Ngombol Dibawah Umur, Terancam 15 Tahun Penjara.

BS (39 th ) pembawa lari Gadis dibawah umur
Tak berkutik  ( foto dok. HumPolres).
PURWOREJO (KORANPURWOREJO)
SATRESKRIM POLRES  Purworejo akhirnya berhasil  membongkar sekaligus mengamankan BS (39), warga Dayakan Sanggrahan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, yang diduga kuat telah membawa kabur Bunga (13) selama 24 hari.
Warga salah satu desa di Wilayah Kec. Ngombol yang viral dinyatakan hilang oleh keluarganya.

Terkuaknya kasus ini, berawal dari menghilangnya Bunga (13)  dari rumah, sejak Sabtu (9/2). Orang tua Bunga menjadi  gelisah dan bingung. Bahkan menempuh berbagai cara, sempat minta bantuan beberapa paranormal. Namun tak kunjung hasil. Akhirnya orangtua Bunga melaporkan kasus ini ke Polisi.

“Dari sinilah, kita melakukan serangkaian penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menemukan korban di rumah tersangka pada Senin (4/3). Dan tersangka langsung kita amankan saat itu juga,”  kata  Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto Liestyawan, Kamis (14/3/2019) saat Jumpa Pers.

Diperoleh keterangan, dari hasil pemeriksaan, BS (39) mengaku, kalau perkenalan korban dengan tersangka, melalui aplikasi KEPO (cari jodoh). Dari situlah, selanjutnya keduanya sering chatting, dan akhirnya semakin dekat.

Dijelaskan oleh AKP Haryo Seto, korban dijemput oleh tersangka pada Sabtu (9/2) siang, di sekolahnya, sebuah SMP di Ngombol. Selanjutnya, korban diajak ke rumah tersangka di Dayakan Sanggrahan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Keduanya sempat menikah secara siri, dengan dihadiri keluarga tersangka,” terang Haryo Seto, yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Siti Komariah.
Di rumah tersebut, korban disetubuhi tersangka berkali-kali, dengan janji akan dinikahi. 

Dari kasus membawa lari anak dibawah umur ini, Polisi menjerat tersangka dengan pasal 81 UURI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UURI No 23 tahun 2002 Tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain, 1 buah Hand Phone merk Samsung DUOS warna hitam, 1 buah baju hem warna abu-abu, 1 buah kaos dalam warna biru, 1buah celana dalam warna pink, 1 buah celana panjang warna hitam, 1 buah kerudung warna coklat,1 buah baju seragam pramuka warna coklat, 1 buah rok panjang seragam pramuka, serta 1 buah Hand Phone merk MITO pink. ( M.Tirta)


Tidak ada komentar