Breaking News

Banjir di Purworejo, Gerakkan Hati Para Relawan, Ringankan Korban.


Ibu ibu relawan berempaty, pantas dipuji.

PURWOREJO ( KORANPURWOREJO ) BANJIR akibat hujan deras 2 hari, yang melanda desa di Kecamatan Bagelen, Purwodadi, juga sebagian desa di Wilayah Ngombol dan Bayan. Laksana musibah yang tiba tiba mengurung ribuan warga yang terdampak. 

Ratusan rumah terendam banjir, hingga 50 Cm - hingga 1,5 Meter. Akibat Sungai Bogowonto meluap. Hampir disetiap dataran rendah yang dilalui sungai tersebut. Pemerintah bergerak progres, membantu. Juga berbagai komunitas relawan terus bahu membahu, mengatasi musibah tersebut.

Data BPBD kabupaten Purworejo, total jumlah pengungsi  mencapai 1,883 yang terdiri dari pengungsi di Mushola, Kantor Desa, Kantor Kecamatan dan Puskesmas.

Kepala BPBD kabupaten Purworejo, Sutrisno mengatakan, kondisi banjir sudah mulai surut dan jumlah pengungsi sudah mulai berkurang. Pihaknya telah menyiapkan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi para pengungsi. Dari dapur umum, makanan selanjutnya dikirim
ke titik pelarian pengungsian


Dijelaskan oleh Kepala BPBD, Sutrisno, Msi. Beberapa juga ada yang masih bertahan di rumah, karena sesuatu hal.
Mungkin malam nanti mereka kembali ke pengungsian karena rumah belum semuanya bisa dihuni. 

Untuk kebutuhan makanan, BPBD ikut Tagana telah mendirikan dapur umum, ”ungkapnya, Senin sore (18/3/2019).
Sementara itu, guna membantu evakuasi warga, jajaran TNI telah menerjunkan pribadi dari dua koramil dan 1 pleton siaga di mako kodim. Hingga saat ini warga korban banjir masih membutuhkan bantuan baik logistik maupun air bersih untuk kebutuhan di lokasi pengungsian. 

Hasil menonton Koran Purworejo, dibuka aparatur dan lembaga pemerintah bahu membahu, dibuka dapur umum. Jajaran Polres Purworejo, yang dipimpin langsung Kapolres Akbp. Indra Simangunsong, SH juga membuat dapur umum, untuk membatu makan para korban banjir yang terperangkap udara dan tidak bisa memasak.


Tidak hanya itu, unit Lalulintas juga digunakan untuk memandu arus jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan. Sejemlah polisi juga terjun langsung mengevakuasi beberapa korban dari genangan menuju pengungsian.

Relawan jemaah Gereja Kristen Jawa juga turun langsung, bahu membahu meringankan para korban yang kesulitan udara. De gan memberikan persetujuan bantuan makanan juga mengurus rumah. Hingga Senin sore (18/3)

Komandan Kodim 0708 Purworejo, sejak awal telah menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi warga di Desa Purwosari dan Desa Bugel Kecamatan Purwodadi. "Kita ungsikan ke tempat yang lebih aman," ujar Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim.

Dari Pantauan KoranPurworejo, empati para relawan dari berbagai lintas komunitas. Menunjukan ada perhatian warga purworejo cukup tinggi. 
"Kami melihat kejadian musibah ini, terketuk untuk melakukan sesuatu. Tujuan kami ingin meringankan saudara kita, ungkap Nicolas. (M.Tirta.).

Tidak ada komentar