Breaking News

Curi HP di Pondok, Diringkus Polisi.

Satreskrim Polres Purworejo, telah menangkap Siswo Aji ( 40 th) warga Dusun Cuweran Lor, Loano Kecamatan Loano Purworejo. Pelaku melakukan  pencurian HP dengan pemberatan yang beraksi di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’hadil Ulumis Syarngiyah Plaosan Purworejo. Aji yang kini statusnya telah jadi tersangka,   diringkus Satreskrim Polres Purworejo pada, Selasa (22/1).

Kasus tersebut terungkap, ketika para korban santri Ponpes Ma’hadil Ulumis Syarngiyah, melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian Polres Purworejo. Dari kasus tersebut, polisi berhasil menangkap Siswo Aji (32), serta seorang pedagang kelapa yang bertempat tinggal di Dusun Cuweran Loano.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka Siswo bersama temannya, AN, yang kini masih buron,” ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto, Senin (11/2) pagi di Mapolres.

Masih menurut  Akp. Haryo Seto, dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti dua buah HP dengan merk, Satu buah merk Samsung Galaxi J1 warna putih bersama duanya, Satu buah merk XIOMI REDMI 4A warna putih juga beserta dusnya.

Dijelaskan juga, peristiwa curat tersebut terjadi pada Jumat (10/3/2017), sekitar pukul 04.30 WIB, di Pondok Pesantren Ma’hadil Ulumis Syarngiyah, Plaosan, Baledono, Purworejo. Kedua pelaku memasuki kamar-kamar santri, yang saat itu tidak dikunci. Saat kejadian, para santri tengah tertidur.

Tersangka Siswo Aji berhasil mengambil 2 buah HP, dan temannya, AN (buron), berhasil mengambil 4 buah HP. Atas kejadian itu, korban (Muhamad Choirul Umam, Rijalul Muttaqin, Gilang Yusuf Efendi, Muhamad Choirul Fatah, Bagas) mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta rupiah.

“Kami berhasil menangkap tersangka Siswo Aji, dengan sejumlah barang bukti. Dari pengakuannya, pelaku sudah dua kali ini melakukan pencurian, di tempat yang sama,” kata Haryo Seto didampingi, Kasubbag Humas, Iptu Siti Komariah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Pasal 363 (1) ke-3 dan ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman, 7 tahun penjara.
Dijelaskan pula, selain Siswo Aji, ada satu lagi yang masih menjadi buron polisi, bernama Agus Nunung. (MN).

Tidak ada komentar