Breaking News

Pelajar Dibawah Umur, Maling Alat EKTP Milik Kecamatan Purworejo.


PURWOREJO ( KORANPURWOREJO) -- PELAKU Pencurian benda elektronik,  DA (16) dan WD (16), keduanya diamankan Polisi , statusnya yang berawal terduga, kini telah naik menjadi tersangka. Karena mencuri Kamera yang digunakan untuk merekam pembuatan E KTP di Kantor Kecamatan Purworejo.

Kapolsek Purworejo, AKP Markotib, SH  , menjelaskan, Rabu 20 Februari 2019, Polsek Purworejo menerima laporan kehilangan kamera dari Staf kantor Kecamatan Purworejo. 

Setelah melalui penyelidikan, DA dan WD yang masih duduk di bangku SLTA ini diamankan oleh anggota satreskrim Polsek Purworejo beberapa sehari setelah pihak kantor Kecamatan Purworejo melaporkan kejadian pencurian Kamera tersebut.

“Karena mendapat laporan adanya pencurian di Kantor Kecamatan Purworejo, kami langsung melakukam olah TKP dan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan dan informasi remaja yang sering nongkrong di lingkungan kantor Kecamatan yang biasa untuk bermain internet menggunakan fasilitas wifi gratis kita mendapatkan ciri-ciri pelaku,”kata Kapolsek saat Pres Release didampingi Kabag Humas Polres Purworejo, AKP Siti Komariyah, Selasa (25/02/19). 

“Keduanya langsung kita amankan di rumah orang tuanya dan kita bawa ke kantor untuk penyidikan untuk mengetahui posisi kamera yang mereka curi dijual kemana.

Setelah dilakukan penyidikan mereka mengaku kalau kamera tersebut sudah dijual secara online, dan dibeli oleh seseorang yang tinggal di daerah Maron, Kecamatan Loano, lanjutnya.

Menurut pengakuannya, Dalam melakukan aksinya kedua tersangka yang memang sudah hafal lingkungan kantor Kecamatan Purworejo tidak merasa takut dan 

Karena kedua tersangka masih dibawah umur dan ada jaminan dari  orang tua, keduanya tidak di tahan dan hanya wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Hal ini sesuai dengan Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA),” pungkas Markotib

Sementara itu barang bukti yang kita amankan 1 buah kamera lengkap dengan merk Canon 1100D, uang Rp.600 ribu, HP merek Samsung, sepeda motor Supra x125, dan bambu sebagai sarana untuk mencuri, terang Kapolsek.

Atas perbuatanya kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (MN.Tirta)

Tidak ada komentar