Breaking News

Pabrik Kayu Lapis Terbakar



PURWOREJO (KORANPURWOREJO.CO )  Minggu pagi  (10/2) sebuah pabrik kayu lapis di desa Sumber Rejo, Kec. Purwodadi Purworejo,  terbakar. Api membakar tiga ruangan yang digunakan sebagai tempat pengering kayu . Tiga ruang ludes dilahap sijago merah. Penyebabnya,  dugaan sementara, api berasai dari pipa mesin pengering kayu yang berada tidak jauh dari ruangan tersebut.

 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Purworejo di terjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang  membumbung tinggi.  Dikuatirkan api akan merambat ke bagian lainnya.

Renol Hartanto  HRD PT Anugrah Karya Trisakti menjelaskan, pada Minggu pagi sekitar Pukul 07.30 WIB. Tiba-tiba di ruangan pengering kayu keluar asap, ketika dilihat api sudah mengepung ruangan tersebut.

“Awalnya hanya 1 ruangan yang terbakar, namun karena antara ruangan saling berdekatan, dengan cepat api merambat kedua ruangan lainnya, sehingga ada tiga ruangan pengering yang terbakar,” jelas Renol, Minggu (10/2) pagi.

Terkait penyebab terjadinya kebakaran itu, Renol belum bisa menyebutkan, namun iya menduga, api itu berasal dari pipa mesin pengering yang berada tidak jauh dari ruangan tersebut. Dari peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian kalau kita hitung sesuai dengan jumlah kayu yang ada di dalam tiga ruangan tersebut, sekitara seratus juta lebih,” kata Renol.

Sementara, Kepala seksi Damkar Kabupaten Purworejo, Rubino menjelaskan, berdasarkan laporan dari pihak pabrik. Pihaknya langsung menerjunkan sebanyak 30 anggota damkar dengan 3 unit mobil pemadam untuk memadamkan api.

Rubino juga menambahkan, sempitnya akses mobil masuk kelokasi membuat timnya sedikit kesulitan. Selain itu, kobaran api di dalam ruangan pengering juga sangat besar, sehingga membuat kita harus kerja keras.

“Dengan kerja keras anggota, dalam waktu kurang dari 3 jam, api baru mulai bisa dipadamkan. Kalau api ini berasalnya dari mana kita tidak tahu, karena kita tiba di lokasi api uda membumbung tinggi,” imbuh Rubino. (MN).

Tidak ada komentar