Breaking News

Gabungan TNI dan Polisi Lumpuhkan Pendemo di Acara Simulasi



 Aksi  Kepolisian dan TNI diterjunkan kelokasi melakukan pengamanan dan melumpuhkan pendemo serta menangkap provokator  terjasi hari Sabtu ( 9/1) Sebanyak 400 orang personil gabungan TNI-POLRI dari Kodim 0708 dan Polres Purworejo berhasil mengamankan satu orang yang dianggap sebagai provokator. Selain itu, dua orang yang menjarah barang-barang juga diringkus tim gabungan TNI-POLRI.

Hal itu terjadi dalam Simulasi yang diberi nama “SISPAM KOTA” dalam latihan Pengamanan Pileg dan Pilpres pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Latihan diawali dengan apel bersama kesiapan pasukan dalam pelaksanaannya dimasing – masing wilayah oleh personil gabungan TNI – POLRI dari Satuan Jajaran Kodim 0708 dan Polres Purworejo di halaman Makodim 0708 Purworejo.

Latihan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran, bagaimana prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan. Komanda Kodim 0708 Purworejo menyampaikan, bahwa latihan pengamanan Pemilu memiliki arti yang penting. TNI dituntut senantiasa memiliki kesiapsiagaan dan kecepatan bergerak mem-backup Polri khususnya Polres Purworejo dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi 2019 yang aman dan kondusif.

“TNI dan Polri harus mampu menunjukan komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas, sehingga keamanan dan keutuhan NKRI tetap terjaga. Pemilu 2019 harus aman dan kondusif,” ungkap Dandim. Dari latihan ini Dandim berharap, agar seluruh unsur pimpinan mengerti apa yang harus diperbuat, sehingga tidak menyalahi aturan yang ada.“Hal ini penting agar dalam pelaksanaan pengamanan, terjadi sinkronisasi dan saling memahami tugas masing-masing sehingga tidak terjadi benturan antar sesama aparat di lapangan,” imbuh Dandim.

Dandim juga menekankan, peran TNI dalam pengamanan Segala kerusuhan yang terjadi merupakan tugas pokok yang harus perangi. apa lagi yang dapat menggu pelaksanaan pesta demokrasi berlangsung. Kepada seluruh prajurit Dandim berpesan untuk tetap menjaga Netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu 2019. Hal ini mengingat netralitas salah satu kunci yang akan menentukan keberhasilan Pemilu khususnya di bidang pengamanan.

Dengan pelaksanaan Latihan Pengamanan Pemilu, Dandim menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani dan dilakanakan antara lain, selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI dalam Pemilu 2019. Ciptakan realisme dalam latihan, sehingga peserta dapat memahami teknik, prosedur dan mekanisme serta sistem komando, kendali, komunikasi serta informasi pengamanan Pemilu 2019.

Tak hanya itu, Dandim juga meminta para prajurit untuk melaksanakan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing-masing, sehingga dapat terwujud sinergitas antar instansi dalam pengamanan Pemilu 2019. Ikuti latihan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab sesuai mekanisme yang telah ditentukan.

Usai simulasi, Waka Polres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani, mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut dengan sukses tanpa ada peserta yang mengalami cidera. Dikatakannya, apa bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi saat ini, cara penanganan dan prosedurnyapun akan seperti ini juga. Imbuhnya. (Mng.)

Tidak ada komentar