Breaking News

Sikat 2 Hand Phone, Warga Kutowinangun Terancam Penjara 7 Tahun



BUTUH (KORANPURWOREJO.COM) --
ATAS Laporan korban  bernama Sidik Wahyudi (27) warga desa  Tunjungtejo, Kecamatan Pituruh. Yang melaporkan, ke Polsek Kecamatan Butuh, pada Kamis (20/12/2018). Karena dua buah hp yang  sedang dicas di tempat kerjanya,  di jasa pengiriman barang J &T  di desa Kaliwatu bumi , hilang.

Polisi  Unit reskrimPolsek Butuh dalam olah perkara mengamankan YA (33 th) warga Jlegiwinangun , Kutowinangn , Kebumen,  Minggu (6/1/2019).

Dari pengakuan korban, saat dia bersama saksi selesai memilah-milah barang paketan di ruang gudang di kantor kerjanya  J&T, korban maupun saksi akan mengambil HP di dalam ruang istirahat. 
Namun sesampai ruangan, dua buah HP sudah tidak ada yaitu HP Samsung J5 2016 dan HP Xiaomi 3 S Pro.

YA warga Jlegiwinangun, Kutowinangun
Menyesali perbuatannya.

Berdasarkan laporan itulah, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengarah pada YA sebagai pelakunya. Saat dilakukan penangkapan, dari tangan tersangka disita beberapa barang bukti berupa satu buah kardus hp Samsung Galaxy J5, satu buah kardus hp Xiomi Redmi 3 (S), satu buah HP Samsung Galaxy J5 warna putih, dan satu buah HP Xiaomi Redmi 3 (S).

Pelaku mengambil HP milik korban dan saksi di ruang istirahat yang masih dicas, karena diketahui saat itu keadaan depan kantor kosong dan pelaku dengan mudah masuk kedalam kantor dan mengambil 2 buah HP.

Dalam Pers Konfren di Polsek Butuh  Selasa (8/1) tersangka YA telah mengakui apa yang diperbuat. 
Kapolres AKBP Indra Kurniawan Simangunsong, melalui  Kasubag humas Iptu Siti Komariyah, didampingi Kapolsek Butuh AKP Sumardi menjelaskan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. ( Mng)

Tidak ada komentar